• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ternak Kambing, Hobi Atau Bisnis?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ternak Kambing Karena Hobi Atau Bisnis?


#Bisnis Ternak Kambing​


Dunia peternakan sudah ramai digaungkan oleh khalangan muda bahkan dewasa untuk bisnis. Apalagi mudah dilakukan & tidak memakan modal yg banyak. Kemungkinan kecil untuk gulung tikar & hasil peternakan kambing, sapi, ayam sering dibutuhkan oleh masyarakat. Bisa dijual kapanpun ketika butuh uang mendadak atau dapat disebut kepepet.

Ternak Kambing, Hobi Atau Bisnis?


Foto pribadi​


Apalagi kalau uang cuma disimpan begitu saja justru akan berkurang. Pernah tidak, saat ada uang ada saja yg harap dibeli? Ada saja yg dibutuhkan sehingga uang harus dikeluarkan? Ditabung supaya lama-lama uangnya banyak malah justru berkurang. Tetapi, kalau uang diinvestasikan maka uang akan bertambah. Apalagi kalau ranahnya dalam dunia peternakan ini. Jika investasi emas tentu jangka panjang.

Berbicara ternak kambing begitu mudah dilakukan walaupun masih berstatus sekolah. Beternak dapat disambi dengan mengerjakan kegiatan apapun. Begini cara ternak kambing maupun sapi:

1. Lahan

Jika harap ternak, tentu yg utama ada lahan. Jika lahan tak ada bagaimana mau beternak? Apalagi sapi yg membutuhkan lahan agak luas dikarenakan kotorannya yg berbau & harus jauh dari jangkauan rumah tetangga. Jika kambing tergantung dengan jumlah kambingnya.

2. Modal

Bagaimanapun dalam berbisnis tentu membutuhkan modal. Entah dalam skala kecil maupun besar. Ternak sapi tentu membutuhkan modal yg akbar kalau membeli pedet dapat 6 juta lebih. Tergantung betina atau jantan. Jika untuk kambing tergantung tipe kambingnya juga, maupun tipe kelaminnya jantan atau betina. Sedia modal 1 juta lima ratus sudah mendapatkan dua kambing betina. Untuk kambing jantan tentu harganya lebih mahal dari kambing betina.

3. Kebersihan Tempat

Dalam beternak, kandang sebaiknya rajin dibersihkan. Jangan hingga kandang dibiarkan saja & kotoran menumpuk. Itu akan menimbulkan penyakit & bakteri bahagia menempel. Dalam beternak, perhatikan hewannya. Jika kambing tidak mau makan, dapat jadi kambing sakit. Penyakit yg sering menyerang kambing yakni perut kembung, flu, batuk. Sebagai peternak harus sanggup mengenali perubahan hewan yg diternak. Jangan hingga dibiarkan begitu saja. Tingkatkan kepedulian walaupun dengan hewan.

Ternak Kambing, Hobi Atau Bisnis?


Foto pribadi​


Adapun keuntungan beternak kambing yakni kotorannya dapat dijual untuk pupuk, kotorannya juga tidak berbau, pakan kambing begitu mudah didapatkan. Rumput atau ramban dapat dicari. Untuk pakan tambahan biasanya membeli kulit kedelai, kangkung kering, kulit kacang hijau, & biasanya ditambah sedikit polar untuk menolong menggemukkan kambing. Ingat, dalam penggunaan polar disarankan dalam batas wajar. Karena tidak semua kambing memiliki daya tahan tubuh yg sama. Misalnya, memiliki 15 kambing dengan 10 jantan & 5 betina berumur sekitar 5-6 bulan. Dalam setahun sudah mendapatkan untung yg lumayan. Apalagi kalau beternak kambing betina yg hamil & anaknya dapat hingga 2 atau 3.

Selepas hal tersebut, sebenarnya ternak kambing ini dapat juga dikatakan hobi bagi yg suka kambing. Apalagi bayi kambing yg cenderung lucu. Hewan kalau dididik akan mengerti & cepat tanggap. Selain karena hobi, ada yg memang menjadikan kambing sebagai bisnis. Dibesarkan lalu dijual. Untung didapatkan buat beli kambing lagi. Begitu seterusnya hingga kambingnya banyak.

Selain hal tersebut, beternaklah karena ikhlas & sabar. Bukan karena harap bersaing dengan yg lainnya tetapi memang karena dengan tujuan yg baik, niat yg baik. Jangan hingga beternak kambing dipukul, kita ibaratkan diri kita sendiri. Jika dipukul & dianiaya saja sakit & luka dihati tak mudah sembuh. Maka, sayangilah hewan ternak kita. Anggap hewan ternak kita sebagai teman, sahabat.



Opini: pribadi Hari ini 18:41
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.