legionsa
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 19965
- Sejak
- 5 Agt 2007
- Pesan
- 7.523
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
termometer"
suatu hari seorang ibu yang menderita demam datang pada seorang dokter.
"tolong dok, panas saya tinggi sekali" kata ibu itu.
"tenang bu kita ukur dulu panas ibu.tolong masukkan termometer ini ke mulut ibu" jawab dokter.
"wah hasilnya belum valid bu. bagaimana kalau ibu kepit saja termometernya di ketiak" kata dokter itu lagi.
"ok" jawab ibu itu.
"sekarang bagaimana dok"lanjut ibu tadi.
"masih belum begitu meyakinkan bu..bagaimana kalau saya ukur lewat anus saja??kalau ibu bersedia..."jawab dokter.
"nggak apa-apa dok,yang penting sembuh"jawab ibu.
beberapa saat kemudian...
"dok kok termometernya makin membesar?apa saya berhalusinasi ya??" ibu tadi bertanya.
"oh tidak bu..yang saya masukkan memang bukan termometer lagi kok..."jawab dokter sambil tersenyum./gg
suatu hari seorang ibu yang menderita demam datang pada seorang dokter.
"tolong dok, panas saya tinggi sekali" kata ibu itu.
"tenang bu kita ukur dulu panas ibu.tolong masukkan termometer ini ke mulut ibu" jawab dokter.
"wah hasilnya belum valid bu. bagaimana kalau ibu kepit saja termometernya di ketiak" kata dokter itu lagi.
"ok" jawab ibu itu.
"sekarang bagaimana dok"lanjut ibu tadi.
"masih belum begitu meyakinkan bu..bagaimana kalau saya ukur lewat anus saja??kalau ibu bersedia..."jawab dokter.
"nggak apa-apa dok,yang penting sembuh"jawab ibu.
beberapa saat kemudian...
"dok kok termometernya makin membesar?apa saya berhalusinasi ya??" ibu tadi bertanya.
"oh tidak bu..yang saya masukkan memang bukan termometer lagi kok..."jawab dokter sambil tersenyum./gg
