• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Terduga Teroris Surabaya Berencana Mengebom Kantor Polisi

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
zdUcx.jpg
Personel Kepolisian Daerah Jawa Timur hingga hari ini, Selasa 21 Oktober 2014, masih berjaga di sekitar rumah terduga teroris yang digerebek semalam oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri di Jalan Tanah Merah Sayur I Surabaya, Jawa Timur, Selasa 21 Januari 2014.

Selain petugas dari Polda Jatim, ada juga anggota dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran yang ikut berjaga. Rumah terduga teroris hingga pintu masuk kampung yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Jembatan Suramadu itu dijaga ketat.

Garis polisi berwarna kuning pun masih terpasang di rumah itu. Sementara ratusan warga berkerumun di dekat rumah terduga teroris Madjid. Warga tak menyangka tetangganya ditangkap Densus.

“Orangnya pendiam. Kalau bertemu tetangga selalu mengucapkan salam. Kami sama sekali tak punya pikiran dia menjadi incaran polisi dan diduga terlibat jaringan teroris,” kata warga.

Selain Madjid, Densus juga menangkap rekannya, Robby, secara terpisah. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di sekitar SPBU Jalan Kedung Cowek, Kenjeran.

Dalam penggeledahan di rumah Madjid, ditemukan sejumlah rangkaian bom, dan dua tabung besi dengan panjang 20 cm dengan diameter 5 cm. Tabung itu berisi paku yang disusun tiga deret, ditutup lakban, dan dihubungkan dengan switchingserta timer. Ada juga buku-buku dan bendera warna hitam. Polisi menyita semua barang bukti itu.

“Dari pengakuan kedua terduga teroris saat diperiksa Tim Densus, mereka merupakan jaringan Santoso dari Poso yang hendak meledakkan sejumlah kantor dan pos polisi di sini (Surabaya),” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, penangkapan kedua terduga teroris itu terus dikembangkan guna menguak keterkaitan mereka dengan ledakan bom di ATM bunk mandilu di Karangploso, Malang, beberapa waktu lalu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.