facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Selain petugas dari Polda Jatim, ada juga anggota dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran yang ikut berjaga. Rumah terduga teroris hingga pintu masuk kampung yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Jembatan Suramadu itu dijaga ketat.
Garis polisi berwarna kuning pun masih terpasang di rumah itu. Sementara ratusan warga berkerumun di dekat rumah terduga teroris Madjid. Warga tak menyangka tetangganya ditangkap Densus.
“Orangnya pendiam. Kalau bertemu tetangga selalu mengucapkan salam. Kami sama sekali tak punya pikiran dia menjadi incaran polisi dan diduga terlibat jaringan teroris,” kata warga.
Selain Madjid, Densus juga menangkap rekannya, Robby, secara terpisah. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di sekitar SPBU Jalan Kedung Cowek, Kenjeran.
Dalam penggeledahan di rumah Madjid, ditemukan sejumlah rangkaian bom, dan dua tabung besi dengan panjang 20 cm dengan diameter 5 cm. Tabung itu berisi paku yang disusun tiga deret, ditutup lakban, dan dihubungkan dengan switchingserta timer. Ada juga buku-buku dan bendera warna hitam. Polisi menyita semua barang bukti itu.
“Dari pengakuan kedua terduga teroris saat diperiksa Tim Densus, mereka merupakan jaringan Santoso dari Poso yang hendak meledakkan sejumlah kantor dan pos polisi di sini (Surabaya),” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono.
Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, penangkapan kedua terduga teroris itu terus dikembangkan guna menguak keterkaitan mereka dengan ledakan bom di ATM bunk mandilu di Karangploso, Malang, beberapa waktu lalu.