• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Terbaca Togua, Desain Logo Baru Jogja Tuai Kritikan

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
x8pLb.jpg
Desain logo baru Jogja menuai kritikan di media sosial. Logo yang dirancang MarkpLus Inc. pimpinan pakar marketing Hermawan Kertajaya itu malah diplesetkan menjadi "TOGUA".

Banyak pengguna internet yang menilai logo terbut bukannya terbaca Jogja tapi malah "Togua" sesuai font yang digunakan. Kata Togua bahkan sempat memicu kehebohan di media sosial sehingga masuk Trending Topic Indonesia di Twitter pada 29-30 Oktober 2014.

Kicauan di media sosial pun beragam menanggapi logo baru dan membandingkannya dengan logo yang lama. Ada yang berpendapat bahwa logo yang baru kurang mewakili Yogyakarta.

Logo baru ini adalah rancangan tim Hermawan Kertajaya yang mengaku diminta Sultan secara pribadi untuk menggaraprebranding Yogyakarta sekitar bulan Februari 2014. Saat itu, mereka bertemu di Jakarta usai kunjungan Sultan ke Taiwan.

Dari pertemuan selama satu jam tersebut, muncul gagasan baru untuk mereview kembali brand Yogyakarta yang dirasa tak lagi relevan. Dari situlah, MarkPlus Inc mulai mengerjakan proyekrebranding Yogyakarta lagi.

Sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai President of World Marketing Asociation ini juga telah menggarap logo lama "Jogja, Never Ending Asia".

Dalam desain yang baru, Hermawan mengadaptasi sembilan arah kebijakan Yogyakarta yang terangkum dalam Jogja Renaissance. Kesembilan kebijakan itu meliputi bidang ekonomi, pariwisata, kesehatan, teknologi, pendidikan dan keterlindungan warga, energi, pangan, tata ruang serta lingkungan.

“Logo yang baru ini adalah akulturasi modern dengan tradisional,” kata Hermawan saat pemaparan logo baru di kantor Bappeda DIY, April 2014 lalu.

Desain logobaru Jogja baru diperkenalkan kepada umum dalam Urun Rembug The New Jogja : Rebranding Initiative di Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, Selasa (28/10/2014) lalu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.