Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Salah satu cara supaya kita tak tertular virus corona (covid-19) adalah dengan berada di rumah saja & menghindari kerumunan.
Dengan adanya virus corona, kita pun jadi takut untuk pergi ke luar rumah, khususnya ke rumah sakit atau puskesmas.
Namun, kalau ada anggota keluarga kita yg jatuh sakit, mau tak mau kita harus membawanya ke layanin kesehatan, misalnya puskesmas atau rumah sakit.
Alih-alih membawanya ke layanin kesehatan, mungkin kita merasa khawatir kalau harus pergi ke rumah sakit atau puskesmas karena takut tertular covid-19.
Oleh karena itu, apa yg perlu kita perhatikan kalau kita harus segera ke rumah sakit?
Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Dr dr Ari Fahrial Syam mengungkapkan, ketika akan ke rumah sakit maupun puskesmas, alangkah baiknya tetap memakai masker & mengerjakan physical distancing.
"Ya pakai masker & physical distancing, saat ini puskesmas di DKI Jakarta baik di kelurahan maupun di kecamatan masih banyak pasien yg datang untuk berobat," ujar Ari.
Ari mengatakan bahwa beberapa puskesmas & rumah sakit sudah menyediakan hand sanitizer guna mengantisipas penularan virus lebih masif di area layanin kesahatan.
Selain itu, para petugas di sana juga sudah mengpakai alat pelindung diri (APD).
Lebih lanjut, Ari mngatakan bahwa ruang tunggu di dalam puskesmas atau rumah saki sudah disediakan tempat duduk yg saling terpisah.
Sementara di loket registrasi, pihak puskesmas maupun rumah sakit sudah mengusahakan supaya tak ada kerumunan orang yg mengantre.
"Tempat duduk berjarak, saat registrasi juga tidak boleh mengantre, jadi memang jangan hingga ada antrean," jelas Ari.
Hari ini 02:50