pinnacullata
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 24506
- Sejak
- 24 Okt 2007
- Pesan
- 13.034
- Nilai reaksi
- 224
- Poin
- 63
Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita
> akan mengatakan nama yang aneh.....dari negara mana nama tersebut
> berasal?.....
>
>
> Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya...mungkin juga
> belum...bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary...ya
> kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya
> atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau
> sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang
> pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi
> dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund
> Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.
>
>
> Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai
> pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung
> Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya
> Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam
> 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil
> menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028
> kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang
> kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki
> berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu
> tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang
> berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.
>
>
> Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal
> mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam
> inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa
> di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan
> gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat
> itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di
> seluruh dunia.
>
>
> Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang
> sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan
> mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal
> ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai
> Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja dia lah orang pertama
> yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund
> Hillary.
>
>
> Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali
> dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut
> mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang
> mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :
>
>
> Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan
> puncak gunung tertinggi di dunia?
>
>
> Tenzing Norgay : Sangat senang sekali
>
>
> Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary,
> tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda
> yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount
> Everest?
>
>
> Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah
> mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk
> menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang
> berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia....
>
>
> Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???
>
>
> Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian
> saya.....impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan
> dia meraih IMPIAN nya.
>
>
> Ya, itulah sekelumit kisah tentang seorang pemandu pendaki bernama
> Tenzing Norgay. Ia tidak menjadi serakah, ataupun iri dengan
> keberhasilan, nama besar dan semua penghargaan yang diperoleh Sir
> Edmund Hillary. Ia cukup bangga dapat membantu orang lain mencapai
> & mewujudkan IMPIAN nya.
>
>
> Dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia kerja kita secara
> pribadi terbiasa atau terkondisikan untuk fokus kepada diri kita
> sendiri, siapa yang mendapat nama, apa yang kita dapatkan, bonus,
> penghargaan, insentif dan sebagainya. Sebagai renungan "Bisakah
> kita menjadi seperti Tenzing Norgay?" .....sebenarnya bukan Bisa
> atau Tidak...tapi MAU atau TIDAK!
>
>
>
>
> Bagaimana menurut Anda?
> akan mengatakan nama yang aneh.....dari negara mana nama tersebut
> berasal?.....
>
>
> Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya...mungkin juga
> belum...bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary...ya
> kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya
> atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau
> sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang
> pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi
> dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund
> Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.
>
>
> Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai
> pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung
> Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya
> Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam
> 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil
> menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028
> kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang
> kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki
> berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu
> tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang
> berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.
>
>
> Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal
> mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam
> inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa
> di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan
> gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat
> itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di
> seluruh dunia.
>
>
> Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang
> sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan
> mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal
> ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai
> Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja dia lah orang pertama
> yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund
> Hillary.
>
>
> Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali
> dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut
> mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang
> mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :
>
>
> Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan
> puncak gunung tertinggi di dunia?
>
>
> Tenzing Norgay : Sangat senang sekali
>
>
> Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary,
> tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda
> yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount
> Everest?
>
>
> Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah
> mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk
> menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang
> berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia....
>
>
> Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???
>
>
> Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian
> saya.....impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan
> dia meraih IMPIAN nya.
>
>
> Ya, itulah sekelumit kisah tentang seorang pemandu pendaki bernama
> Tenzing Norgay. Ia tidak menjadi serakah, ataupun iri dengan
> keberhasilan, nama besar dan semua penghargaan yang diperoleh Sir
> Edmund Hillary. Ia cukup bangga dapat membantu orang lain mencapai
> & mewujudkan IMPIAN nya.
>
>
> Dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia kerja kita secara
> pribadi terbiasa atau terkondisikan untuk fokus kepada diri kita
> sendiri, siapa yang mendapat nama, apa yang kita dapatkan, bonus,
> penghargaan, insentif dan sebagainya. Sebagai renungan "Bisakah
> kita menjadi seperti Tenzing Norgay?" .....sebenarnya bukan Bisa
> atau Tidak...tapi MAU atau TIDAK!
>
>
>
>
> Bagaimana menurut Anda?

