• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tentang Darah

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. seteress
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

seteress

IndoForum Newbie E
No. Urut
15768
Sejak
18 Mei 2007
Pesan
45
Nilai reaksi
1
Poin
8
Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'anlah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.!

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Allah Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kinilah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi? Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric
acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.





Sumber: Ibrahim Ali Ahmad
 
good posting.. pengetahuan pula yg akhirnya membawa babi menuju keharaman.. bersyukurlah kita umat islam telah diperingati terlebih dahulu dalam alquran..
 
Subhanallah....

jadi inget waktu sma dulu...
setiap pagi, di kelas, aku denger suara anjing mengaing-ngaing..
juga seekor babi yang ngak-ngik-nguk suaranya..
suara itu berasal dari sebuah rumah makan..
anjing itu dipukul dalam karung, si babi juga....
lalu mati tak berdaya.....
mati babak belur yang jelas....
sekitar 2 jam setelah itu...
si anjing tersaji dalam suatu piring cantik, si babi juga...

...................................................................................................................
nggak konsen belajar tuh waktu itu...
 
Subhanallah....

jadi inget waktu sma dulu...
setiap pagi, di kelas, aku denger suara anjing mengaing-ngaing..
juga seekor babi yang ngak-ngik-nguk suaranya..
suara itu berasal dari sebuah rumah makan..
anjing itu dipukul dalam karung, si babi juga....
lalu mati tak berdaya.....
mati babak belur yang jelas....
sekitar 2 jam setelah itu...
si anjing tersaji dalam suatu piring cantik, si babi juga...

Akh masa???:-O:-O:-O:-O:-O:-O
Emang Cara mereka membunuh Babi dan Anjing untuk di konsumsi dengan Cara disiksa gitu yak???:-O:-O:-O:-O:-O:-O

Asstagfirullah... saya belom pernah liat si...

Lagi2 dari Cara Penyembelihan Hewan saja telah Nampak Kebenaran Islam...
Subhhanallah...
 
ya begitulah..
aku sempet nanya kenapa dipukul.. katanya sih, kalau darahnya keluar, rasa dagingnya gak nikmat... kurang maknyus kali..
kalo guguk, gimana cara motongnya?? ntar digigit... sukur-sukur gak rabies..
hehe..:D
 
Yup dulu waktu ana kecil juga ana sering lihat bagaimana Babi dan anjing dieksekusi dibelakang halaman sebuah Rumah makan suku tertentu dengan cara dimasukan kedalam karung kemudia dipukuli hingga mati menderita
 
assalamuallaikum
wah dapat ilmu baru nih
thanks ya bro

anyway
mmg benar kebanyakan orang bunuh anjing yang akan di makan
dgn cara dimasukkan karung lalu di gebuki, or di lempari batu ampe mati
karena di daerahku jg banyak orang2 kayak gitu
trutama yang non muslim
wassalam
 
^
WEW... benar2 Tega yah mereka menyiksa Hewan.... ck..ck...ck...
 
Satu lagi penyiksaan & pembunuhan anjing kecil yaitu dimasukkan kedalam karung & ditenggelamkan di kolam sampai mati. Katanya supaya darah hewan tsb tdk keluar.
 
Nice post bro, makasi atas bagi-bagi ilmunya. :D
Kalo ga salah ada satu lagi cara membunuh hewan spt itu, dng cara dicekik sampai mati, mungkin hampir sama dengan cara ditenggelamkan, kasian... :(
 
Tambahan sedikit tentang darah
@TS
numpang tempatnya :D dr pd bikin thred baru
Syukron...

Sekarang ini, betapa banyak orang yang mengentengkan masalah darah. Bahkan sudah menjadi pemandangan sehari-hari, di televisi, misalnya, melihat tayangan yang berbau pertumpahan darah; pembunuhan sadis, bunuh diri, dan lain sebagainya.

Nampaknya, segologan orang tertentu sudah tidak memusingkan lagi perkara masuk penjara. Yang penting baginya melampiaskan hawa nafsunya dan dendamnya.!? Akhirnya, banyak nyawa melayang secara sadis dengan begitu mudah.

Itulah pemandangan zaman ini; zaman di mana manusia sudah kehilangan jati diri dan pedoman hidup yang mengarahkan mereka ke jalur yang benar. !?

Padahal di dalam Islam, darah teramat berharga.! Harga darah yang tertumpah sangat mahal, yaitu seharga 200 ekor onta.!? Bahkan, bagi Allah, robohnya Ka’bah lebih ringan daripada tertumpahnya darah Muslim.!!

Kajian kali ini, mengangkat tema ‘darah’ ini, semoga bermanfaat.

TEKS HADITS

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوَّلُ مَا يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ فِي الدِّمَاءِ

Dari Abdullah bin Mas’ud RA, ia berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Hal yang pertama kali diputuskan (dihisab) diantara sesama manusia pada hari kiamat adalah masalah darah (pembunuhan).” (Mutafaqun ‘alaih)

PESAN-PESAN HADITS

- Besarnya perkara darah manusia, dan tidaklah masalah darah ini didahulukan dari perkara lainnya pada hari kiamat kecuali karena perkara ini lebih besar dan lebih penting dari bentuk-bentuk kezaliman lainnya. Ibnu Daqiq al-‘Ied berkata, “Dalam hadits ini terdapat dalil yang menunjukkan besarnya masalah darah (pembunuhan), karena memulai sesuatu dilakukan terhadap perkara yang paling penting. Dan perkara darah ini memang pantas didahulukan dari perkara lainnya, karena besarnya suatu dosa tergantung kepada besarnya mafsadat (kerusakan) yang ditimbulkan atau besarnya maslahat yang dihilangkan. Dan membunuh seseorang menimbulkan kerusakan yang sangat besar, maka pantas kalau membunuh itu menempati dosa yang paling besar setelah kufur kepada Allah.

- Penetapan adanya hari kiamat dan hisab (perhitungan amal) dan pemutusan perkara serta balasannya.

- Hadits ini tidak bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh penulis kitab-kitab sunan (Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah) dari Abu Hurairah ra dari Nabi SAW, “Perkara yang pertama kali akan dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya”. Karena dalam hadits Ibnu Mas’ud di atas yang dimaksud adalah perkara yang berkaitan antara seorang hamba dengan sesamanya, sedangkan yang dimaksud dalam hadits Abu Hurairah adalah perkara yang berkaitan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Dan tidak diragukan lagi bahwa hak manusia yang paling besar adalah masalah darah, dan hak Allah yang paling besar dari seorang muslim adalah shalat.

- Wajibnya berhati-hati dalam hal-hal yang berkaitan dengan hak-hak sesama makhluk, agar ia tidak celaka pada hari kiamat nanti, dan hak makhluk yang paling besar adalah masalah darah.

- Wajib atas pengadilan ataupun mahkamah untuk memperhatikan masalah pembunuhan, dan menempatkan masalah ini sebagai prioritas pertama dari masalah-masalah lainnya.

(SUMBER: Taudhih al-Ahkam Min Bulugh al-Maram karya Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al Bassam, Jld V, hal.170-171)
www.alsofwah.or.id
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.