yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Ahmad Bagus (17), pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Desa Kedungsuko, Kabupaten Tulungagung meninggal dunia di ruang Intensif Care Unit RSU Bhayangkara Tulungagung.
Dari gejala klinis yang tampak, pihak rumah sakit menduga, kematian Bagus diduga akibat Over Dosis (OD) minuman keras. "Saat dirujuk dari puskesmas Beji, kondisinya sudah kritis. Tidak berlangsung lama pasien meninggal dunia," ujar dokter jaga RSU Bhayangkara Yuyun Widyawati kepada wartawan, Senin (7/4/2014).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (6/4). Saat dirujuk, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kehilangan kesadaran, korban mengeluh pusing, mual, hingga muntah bercampur busa di seputar bibir. Secara medis, gejala klinis yang terlihat tersebut, serupa ciri pengkonsumsi miras yang mengalami OD. Sebab bersama empat orang temanya, korban juga diinformasikan usai menggelar pesta miras oplosan.
Sayangnya pihak keluarga korban menolak memberi keterangan, termasuk menyangkal yang bersangkutan telah mengalami OD.
Sementara pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Lahuri membenarkan bahwa kematian korban diduga akibat OD miras. "Namun saat ini kasusnya masih kita selidiki," ujarnya.
Sebagai langkah awal, polisi telah memeriksa empat orang rekan korban. Yakni Yoga, warga Desa Kalangbret. Kemudian Danang, Renaldi dan Tian warga Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu.
Dari gejala klinis yang tampak, pihak rumah sakit menduga, kematian Bagus diduga akibat Over Dosis (OD) minuman keras. "Saat dirujuk dari puskesmas Beji, kondisinya sudah kritis. Tidak berlangsung lama pasien meninggal dunia," ujar dokter jaga RSU Bhayangkara Yuyun Widyawati kepada wartawan, Senin (7/4/2014).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (6/4). Saat dirujuk, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kehilangan kesadaran, korban mengeluh pusing, mual, hingga muntah bercampur busa di seputar bibir. Secara medis, gejala klinis yang terlihat tersebut, serupa ciri pengkonsumsi miras yang mengalami OD. Sebab bersama empat orang temanya, korban juga diinformasikan usai menggelar pesta miras oplosan.
Sayangnya pihak keluarga korban menolak memberi keterangan, termasuk menyangkal yang bersangkutan telah mengalami OD.
Sementara pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan ke lapangan. Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Lahuri membenarkan bahwa kematian korban diduga akibat OD miras. "Namun saat ini kasusnya masih kita selidiki," ujarnya.
Sebagai langkah awal, polisi telah memeriksa empat orang rekan korban. Yakni Yoga, warga Desa Kalangbret. Kemudian Danang, Renaldi dan Tian warga Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu.