• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tenaga Kurang, DKP Solo Akan Beli Mesin Sweeper

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
7cqi.jpg


SOLO – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo, berencana membeli dua mesin penyapu jalan (Swiper) pada tahun ini. Hal itu dilakukan menyusul sedikitnya petugas penyapu jalan yang dimiliki oleh DKP Solo.

Kepala bidang (Kabid) Kebersihan, DKP Solo, Gatot Sutanto, mengatakan kebutuhan akan mesin penyapu jalan tersebut sangat mendesak sekali. Sebab kebersihan jalan yang ada di Kota Solo, merupakan prioritas utama. Selain itu padatnya arus lalu lintas di jalanan Kota Solo, membuat jalan tidak memungkinkan untuk disapu secara manual.

Faktor lain, Menurutnya adalah, kurangnya tenaga penyapu yang dimiliki oleh DKP Solo. Saat ini petugas penyapu jalan pada DKP berjumlah sekita 154 orang. Hal itu jauh dari kata ideal karena untuk membersihkan jalanan di Solo, dibutuhkan sekitar 500 orang.

“Ya kita mencoba membeli peralatan itu, agar nanti kebersihan jalan tetap terjaga. Selain itu waktu pembersihan bisa dipercepat dengan alat itu sehingga saat ada kegiatan di jalan-jalan protokol seperti acara Car Free Day, kirab dan sebagainya bisa langsung dibersihkan usai acara,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (21/1/2013) siang.

Sasaran utama penggunaan alat tersebut adalah jalan-jalan protokol. Akan tetapi menurutnya tidak menutup kemungkinan alat itu akan digunakan di jalan-jalan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Menurutnya pengadaan alat tersebut setidaknya akan direalisasikan pada triwulan pertama tahun ini. Sedangkan anggaran untuk membeli alat itu, ia tidak mengetahui secara pasti, karena proses pengadaan dilakukan oleh bidang persampahan.

“Saya tidak tahu anggarannya pasti berapa tetapi sekitar Rp1 miliar, setiap unitnya, nantinya rencana beli dua unit. Kita nanti pilih alat itu yang bisa menyapu sampah dalam kondisi basah dan mampu menyedot debu atau botol-botol plastik,” pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.