• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tembus Rekor Baru, Emas Makin Mahal

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Closed
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Closed

IndoForum Newbie A
No. Urut
110753
Sejak
11 Des 2010
Pesan
296
Nilai reaksi
3
Poin
18
2785270p.jpg


Kontrak harga emas menembus rekor baru di New York pada posisi 1.435,60 dollar AS per troy ounce (1 troy ounce = sekitar 31,1 gram). Rupanya ketegangan di Libya mendongkrak permintaan emas sebagai investasi alternatif.

Asal tahu saja, kontrak harga emas untuk pengantaran April menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah penutupan pasar Comex New York. Pada pukul 13.49 waktu New York, harga emas bertengger dengan kenaikan 21,30 dollar AS atau 1,5 persen sehingga berada di posisi 1.431,20 dollar AS. Rekor sebelumnya berada di posisi 1.432,50 dollar AS per troy ounce.

Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran terkini naik 1,7 persen ke rekor tertinggi sepanjang sejarah ke posisi 1.434,93 dollar AS. Pada 16.01 waktu New York, harga emas naik 1,6 persen menjadi 1.434,27 dollar AS.

Saat ini, ketegangan politik di Libya kian menjadi-jadi. Situasi terakhir, pihak oposisi Libya mendapat dukungan dari AS dan negara Eropa setelah Moammar Khadafi mengirim pasukan untuk merebut kembali daerah-daerah yang dikuasai demonstran.

"Kekerasan yang terus berlangsung di Timur Tengah mendorong banyak investor membeli emas. Hal ini mendorong harga emas menembus level baru," jelas Frank McGhee, head dealer Integrated Brokerage Services LLC di Chicago. Dia menambahkan, saat ini pemulihan ekonomi dunia tersendat. Melonjaknya harga minyak di atas level 100 dollar AS akan mendorong pemerintah kembali menggelontorkan uang ke dalam sistem finansial. "Saya cemas stagflasi akan terjadi lagi," kata McGhee.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.