• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Telepon seluler tidak mengakibatkan kanker otak

LoVe_ChiKa

IndoForum Junior A
No. Urut
8777
Sejak
17 Nov 2006
Pesan
3.571
Nilai reaksi
379
Poin
83
Berit terbaru 26 maret 2007

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa penggunaan telepon seluler tidak menunjukkan hubungan dengan peningkatan risiko glioma. Namun, kasusnya mungkin berbeda untuk penggunaan telepon seluler secara intensif selama bertahun-tahun. Glioma merupakan jenis kanker otak yang paling sering ditemukan.

Dr. Anna Lahkola dari Radiation and Nuclear Safety Authority di Helsinki menjelaskan laporan penelitian mereka dalam International Journal of Cancer edisi 15 Maret 2007,”Masyarakat menunjukkan kekuatiran mengenai kemungkinan dampak buruk telepon seluler terutama terhadap kanker otak.”

Peneliti menguji hubungan antara penggunaan telepon genggam dan risiko glioma melalui penelitian terhadap 1.521 pasien penderita penyakit tersebut dan 3.301 orang yang tidak menderita glioma sebagai control.

Sebagian besar partisipan dari kedua kelompok menggunakan telepon seluler, sekitar 92% pasien gliona dan 94% partisipan control melaporkan pernah menggunakan telepon seluler.

Secara umum, tidak ditemukan bukti peningkatan risiko glioma yang berhubungan dengan penggunaan telepon seluler secara rutin.

Juga tidak ditemukan kaitan yang bermakna antara glioma dengan durasi penggunaan, tahun pertama menggunakan, jumlah kumulatif bertelepon, dan waktu kumulatif penggunaan telepon seluler.

Namun, terdapat kecendurangan peningkatan risiko glioma pada mereka yang telah menggunakan telepon seluler selama lebih dari 10 tahun hanya pada satu sisi telinga, pada sisi kepala yang sama dimana tumor ditemukan. Hubungan antara keduanya mencapai garis perbatasan makna statistic.

Mengenai hal tersbut, pada peneliti berkomentar,“Hal ini mungkin disebabkan oleh efek sebab-akibat atau bias informasi, misalnya laporan berulang mengenai penggunaa telepon seluler pada sisi yang terkena dalam kasus tumor otak.”
 
yg bilang menyebabkan siapa cc../?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.