• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tekanan Masih Membayangi IHSG

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
qClez.jpg

Tekanan pelemahan masih akan membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa (11/6/2013). Namun, pelemahan indeks yang terjadi juga memberi kesempatan untuk membeli saham-saham yang sudah turun harga.

Bursa saham di Wall Street berakhir variatif nyaris tidak bergerak semalam waktu Indonesia. Kenaikan proyeksi utang Amerika Serikat dari negatif menjadi stabil oleh Standard & Poor's justru menimbulkan spekulasi akan dihentikannya program stimulus moneter. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,06 persen, Indeks S&P500 turun 0,03 persen namun Indeks Komposit Nasdaq menguat tipis 0,13 persen.

Sedangkan IHSG kemarin ditutup turun -87,96 poin (1,81 persen) ke level 4.777,37 dengan jumlah transaksi sebanyak 10,6 juta lot atau setara dengan Rp 7,2 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 964 miliar dengan saham yang paling banyak dijual antara lain BBRI, BMRI, TLKM, BBCA dan ASRI. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 10.087 per dollar AS.

IHSG kemarin turun cukup signifikan didorong oleh sentimen negatif dari melemahnya nilai tukar rupiah. Melemahnya nilai tukar rupiah ini sehubungan dengan aksi jual yang terus dilakukan oleh investor asing dalam 2 pekan terakhir. Aksi jual asing ini juga diduga terkait dengan ketidakpastian kebijakan bahan bakar minyak.
Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal bearish diiringi dengan kenaikan volume. Hal ini mengindikasikan hari ini IHSG masih berpeluang terkoreksi kembali, juga didukung oleh indikator MACD yang menghasilkan sinyal bearish, dengan level dukungan di 4.700 dan resisten di 4.900. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASRI, BMRI, ICBP.

Potensi IHSG konsolidatif dengan pelemahan juga diproyeksikan riset Panin Sekuritas. Tekanan jual dari pasar masih akan berlanjut meski investor juga diperkirakan akan melakukan bargain hunting menyusul penurunan besar yang terjadi beberapa hari terakhir. Kisaran dukungan-resisten IHSG ada di rentang level 4.721-4.810.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.