Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Sama halnya dengan susu soda yang dapat menetralisir kandungan narkoba, ternyata teh hijau juga dapat menutupi kandungan doping yang dikonsumsi atlet. Dengan mengonsumsi teh hijau, hasil tes urine akan menunjukkan negatif dari penggunaan doping.
Berdasarkan studi dari tim peneliti dari Kingston University London, Inggris, ditemukan bahwa teh hijau memiliki kandungan senyawa catechin yang dapat menghambat enzim UGT2B17. Enzim tersebut membantu zat doping segera dibuang melalui urine.
Meski dikhawatirkan penemuan itu dapat membantu atlet dalam mengurangi zat doping, Badan Anti Doping Dunia (WADA) tidak begitu menghiraukannya. Pasalnya, Ketua WADA Olivier Rabin meragukan efek teh hijau tersebut. Menurutnya, teh hijau tidak dapat membuang semua kandungan doping, melainkan hanya dapat menguranginya.