• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tawuran, Polisi Tembak Mati Pelajar di Makassa

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
ZW0zH.jpg
Rudi Lasuardi (16), seorang pelajar yang duduk di bangku kelas II, SMK Negeri 3, Makassar, tewas tertembak, Kamis (23/1/2014). Rudi sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara sebelum mengembuskan napas terakhir.

Rudi ditembak polisi bernama Brigpol Adi, yang bertugas di Mapolsek Rappocini. Tembakan ditujukan ke bagian paha belakang sebelah kanan dan tertembus ke depan. Rudi diduga turut dalam tawuran.

Rini, orangtua korban, menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang menyebabkan anaknya tewas. Rini pun membantah jika anaknya ikut tawuran. "Saya tidak terima anak saya dibilang ikut tawuran, dia keluar rumah karena hendak membeli makanan. Kenapa polisi langsung menembaknya, kenapa tidak ditangkap kalau memang dia terlibat," tegas Rini, dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Polrestabes Makassar Kombes Pol Wisnu Sandjaja mengatakan akan menindak tegas anggotanya jika terbukti melakukan penembakan terhadap korban.

"Saya belum melihat BAP-nya, saat ini masih proses penyidikan apakah anggota kami terlibat atau tidak," kata Wisnu.

Wisnu menceritakan, sebelum kejadian penembakan, seorang warga melapor ke Mapolsek Rappocini jika terjadi tawuran di sekitar kanal antara Jalan Abu Bakar Lambogo dan Jalan Ballaparang.

Polisi kemudian mendekati tempat kejadian perkara dan berusaha membubarkan para gerombolan tawuran. "Anggota kami tidak akan pernah melepaskan tembakan ketika kondisi situasi sudah tidak dapat dikendalikan lagi," kata Wisnu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.