Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
kk cc sekalian ni aku mau tanya dari kemarin aku di desak untuk bikin kijing buat ibuku dan itu baru 2bln semenjak kematian ibuku nah kata mbah ku 100 hari ud bisa buat kijing untuk makan ibuku tapi kata yang gali kubur nunggu 3 tahunan baru bisa buat kijingnya jadi menurut kalian yang baik gmn untuk buat kijing ibuku trus ada tata caranya nda di hukum islam kasih tau plss
klo mnurut ane sih itu bukan tata cara islam
malahan kyk tradisi hindu budha
stw ane sih klo org meninggal gak ush dikasih hiasan, apalagi makanan
cb liat dulu pas rasullulah saw dikubur
yg ada cuma gundukan tanah sama tangkai pohon (buat tanda)
tapi sekarang banyak orang yg pengen ngerusak/nyolong tu mayat
makanya sekarang mayatnya ditembokin di dlam masjid Nabawi(klo nggak salah sih)
Ya Allah, jadi kijing itu buat makan orang yang sudah meninggal ya??
Meng-kijing kuburan tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah. Malahan kuburan yang di-kijing diperintahkan agar diratakan dengan tanah atau paling tidak ditinggikan sekitar 1 jengkal untuk menandakan bahwa itu makam.
Lagian kan banyak tuh pekuburan yang di depannya ditempel tulisan: "Dilarang Mengkijing Makam".