• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tarian Erotis Menjamur di Polewali

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
eho26.jpg
Meskipun ditentang banyak kalangan, tarian erotis masih sering ditemui di berbagai kesempatan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tarian yang oleh warga setempat disebut candoleng-doleng itu biasanya menjadi hiburan di pesta-pesta hajatan warga, seperti perkawinan dan sunatan.

Seperti yang terjadi di sebuah perhelatan di Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Senin (4/6/2012) dini hari tadi. Tiga penari berpakaian seronok berjoget dengan gerak-gerakan bak adegan seks. Semakin malam, gerakan tarian mereka semakin panas. Penonton dengan bebas menjamah bagian tubuh ketiga penari itu sebelum memberi saweran.

Yang menyesakkan, pertunjukan-pertunjukan semacam itu dilakukan di area terbuka dan ditonton bukan hanya oleh kaum dewasa, melainkan juga para remaja dan anak-anak. Bahkan, jumlah warga di bawah umur biasanya jauh lebih banyak.

Para pemuka agama dan sejumlah warga sesungguhnya menentang pertunjukan semacam itu. "Pertunjukan candoleng-doleng ini kan sangat tidak etis dipertontonkan di depan publik. Apalagi, tak sedikit remaja dan anak-anak yang menonton," kata Rahman, seorang warga Wonomulyo.

Dulu pertunjukan candoleng-doleng sering dibubarkan aparat. Namun, kini tarian ini justru tampak kian bebas dan mendapat ruang lebih luas, bahkan hingga ke desa-desa.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.