• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Target Pertumbuhan Ekonomi Tetap 6,8 Persen

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
ChaO2.jpg

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 mendatang sebesar 6,8 persen. Target tersebut merupakan target bawah yang selama ini diterapkan oleh pemerintah.

"Kesepakatan kami dengan komisi XI dan Panja A Banggar, pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 6,8 persen," kata Bambang di Rapat Banggar DPR Jakarta, Kamis (27/9/2012) malam.

Target pertumbuhan ekonomi tahun depan tersebut juga selaras dengan target yang telah disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada laporan Nota Keuangan di depan Rapat Paripurna DPR, Kamis (16/8/2012) lalu. Saat itu, SBY menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 sekitar 6,8 persen.

Sebelumnya, Presiden memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,3 persen hingga 6,8 persen pada tahun ini. Pertumbuhan ini tak lepas dari investasi yang tumbuh dua digit, yakni 11,2 persen. Tumbuhnya perekonomian Indonesia di tengah-tengah krisis Eropa tak lepas dari tingginya pengeluaran konsumsi dan investasi yang kuat.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan bahwa untuk inflasi dari RAPBN tahun depan sebesar 4,9 persen. Nilai tersebut merupakan kesepakatan komisi XI dan panja A Banggar yang juga sebesar 4,9 persen year on year. Mengenai suku bunga edaran per 3 bulan, usulan dalam RAPBN sebesar 5 persen.

Sementara kesepakatan komisi XI dan panja A Banggar juga persen 5 persen. Untuk nilai tukar dalam RAPBN diasumsikan Rp 9300 per dollar AS. Sementara komisi XI dan panja A Banggar juga menyepakati sebesar Rp 9300 per dollar AS.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.