• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tanpa Rhoma, Pemilu Tidak Menghibur...

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
pxD8M.jpg
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI) Effendi Ghazali menyambut baik niat penyanyi dangdut Rhoma Irama menjadi calon presiden. Bahkan menurutnya, tanpa Rhoma, perhelatan pesta demokrasi tidak akan ramai dan menghibur.

"Tanpa Rhoma, pemilu kita tidak rame, tidak menghibur. Perlu juga aspek yang menghibur untuk tidak membuat kita stres," gurau Effendi dalam seminar bertajuk "Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang" di UI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014).

Komentar Effendi yang tiba-tiba membahas Rhoma itu langsung disambut tawa hadirin seminar. Dia mengatakan, salah satu hal yang menghibur dari Rhoma adalah gelar profesor musik, yang diklaim oleh raja dangdut itu.

"Bang Rhoma itu orangnya hebat, spanduknya (yang menunjukkan gelar profesor) juga hebat," kata Effendi yang juga disambut tawa. Sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan, Rhoma merupakan salah satu kandidat capres partai itu.

Niat Rhoma maju sebagai kandidat capres ditunjukkan dengan peresmian Posko Pemenangan Riforri (Rhoma Irama for Republik Indonesia) pada Sabtu (14/12/2013). Namun, dia harus bersaing dengan dua kandidat lain yang juga dilirik PKB, yaitu mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Soal gelar profesor itu, Rhoma mengklaim mendapatkannya dari American University of Hawaii pada 2005. Ketika itu, ada tiga profesor yang datang ke Taman Mini Indonesia Indah. "Mereka yang memberi gelar karena menilai Rhoma ialah guru besar musik, jadi diberi gelar Professor in Music," kata Rhoma.
 
gak ada yg bisa dijadiin bahan lawakan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.