• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tangkubanparahu Masih Waspada

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
BANDUNG BARAT – Aktivitas tremor atau gejolak dapur magma Gunung Tangkubanparahu terekam dua kali, kemarin.
f3ZS.jpg
High frekuensi dengan amplitudo mencapai 20 mm dan low frekuensi dengan amplitudo lebih kecil. Berdasarkan pantauan di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkubanparahu, aktivitas tremor terekam dalam seismograf selama tujuh jam pada Rabu (5/9) pukul 22.30 WIB hingga dini hari. “Sehari sebelumnya aktivitas landai, kemarin malam sempat terekam dua kali tremor,”ujar Kasubbid Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat Hendra Gunawan.

Aktivitas ini memang tidak memengaruhi atau berdampak pada status, karena aktivitas itu biasa terjadi seperti sebelum- sebelumnya.Begitu pun munculnya tremor di malam hari dinilai sebagai sesuatu yang normal karena tremor bisa muncul dan terekam kapan saja. Selain tremor juga sempat terdeteksi kegempaan kecil diikuti kepulan asap.“Terekam aktivitas kegempaan yang mengeluarkan embusan asap sebanyak 20 kali,” katanya.

Menurut dia, aktivitas tremor di Gunung Tangkubanparahu masih lebih aktif dari aktivitas kegempaan. Untuk sebaran gas CO terbilang cukup stabil yaitu 1,5 ppm sehingga belum ada peningkatan kewaspadaan dan masih dalam radius 1,5 km. Hingga saat ini, tidak ada perubahan status waspada Gunung Tangkubanparahu, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Untuk mendapatkan visualisasi langsung, PVMBG bekerja sama dengan BPBD Jabar dan KBB akan memasang satu unit CCTV di Kawah Ratu.

Hal ini agar petugas pengamat dan satgas tidak perlu mendekati pusat Kawah Ratu untuk melihat aktivitas kawah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Maman Sulaiman mengatakan,rencana pemasangan tenda untuk posko informasi dan koordinasi batal dilakukan. Jika tenda atau posko berdiri dikhawatirkan menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami ingin meredam opini yang tidak-tidak untuk menghindari kepanikan warga, sehingga aktivitas yang dilakukan tidak semencolok mungkin,”ujarnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Subang Asep Setia Permana mengimbau warga tidak panik dengan rumor status Gunung Tangkubanparahu yang meningkat. Dia meminta masyarakat tidak mudah memercayai sumber informasi yang beredar tanpa memeriksa keakuratannya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.