• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tanda-tanda kiamat

kazuya22

IndoForum Newbie C
No. Urut
101236
Sejak
19 Jul 2010
Pesan
140
Nilai reaksi
1
Poin
18
10TandaKiamatMenurutIslam.JPG

Dari Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata: “Datang kepada kami Rasulullah saw. dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari Kiamat”.
Lalu Nabi saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”.
H.R Muslimi
Keterangan:
Sepuluh tanda-tanda Kiamat yang disebutkan Rasulullah saw. dalam hadis ini adalah tanda-tanda Kiamat yang besar-besar, akan terjadi di saat hampir tibanya hari Kiamat. Sepuluh tanda itu ialah:

  1. Dukhan (asap) yang akan keluar dan mengakibatkan penyakit yang seperti selsema di kalangan orang-orang yang beriman dan akan mematikan semua orang kafir.
  2. Dajjal yang akan membawa fitnah besar yang akan meragut keimanan, hingga banyak orang yang akan terpedaya dengan seruannya.
  3. Dabbah-Binatang besar yang keluar dari Bukit Shafa di Mekah yang akan mengatakan bahwa manusia tidak beriman lagi kepada Allah swt.
  4. Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Maka pada saat itu Allah swt. tidak lagi menerima iman orang kafir dan tidak menerima taubat daripada orang yang berdosa.
  5. Turunnya Nabi Isa alaihissalam ke permukaan bumi ini. Beliau akan mendukung pemerintahan Imam Mahdi yang berkuasa pada masa itu dan beliau juga akan mematahkan segala salib yang dibuat oleh orang-orang Kristian dan beliau juga yang akan membunuh Dajjal.
  6. Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang akan membuat kerusakan dipermukaan bumi ini, yaitu apabila mereka berhasil menghancurkan dinding yang dibuat dari besi bercampur tembaga yang telah didirikan oleh Zul Qarnain bersama dengan pembantu-pembantunya pada zaman dahulu.
  7. Gempa bumi di Timur.
  8. Gempa bumi di Barat.
  9. Gempa bumi di Semenanjung Arab.
  10. Api besar yang akan menghalau manusia menuju ke Padang Mahsyar. Api itu akan bermula dari arah negeri Yaman.
Mengikuti pendapat Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam kitab Fathul Bari beliau mengatakan: “Apa yang dapat disimpulkan (pendapat yang terpilih) dari himpunan hadis-hadis Rasulullah Saw. bahwa keluarnya Dajal adalah yang mendahului segala pertanda-pertanda besar yang mengakibatkan perubahan besar yang berlaku dipermukaan bumi ini. Keadaan itu akan disudahi dengan kematian Nabi Isa alaihissalam (setelah belian turun dari langit). Kemudian terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya adalah permulaan tanda-tanda Kiamat yang besar yang akan merusakkan sistem alam cakrawala yang mana kejadian ini akan disudahi dengan terjadinya peristiwa Kiamat yang dahsyat itu. Barangkali keluarnya binatang yang disebutkan itu adalah terjadi di hari yang matahari pada waktu itu terbit dari tempat tenggelamnya”.


Dicuplik dari : http://www.******.us/showthread.php?t=2066380
 
Assalaamu'alaikum !

Sobat... Segala yang anda uraikan adalah sekumpulan keterangan dari beberapa kitab para ulama tertentu. Dalam beberapa konsep diskusi pendapat2 tsb di antaranya telah mendapat bantahan dari beberapa pola pemikiran tertentu pula. Tapi anda punya hak jika ingin meyakini alur kisah dari uraian anda itu. Dan saya menghormati pilihan anda.

Yang harus kita ingat dalam menilai satu hadits adalah bahwa hadits tidaklah dapat berdiri sendiri tanpa adanya Al Qur-an sebagai sumber rujukan (Inna ilaa Rabbika ruj'aa). Ini penting, karena di antaranya adalah YAHUDI yang telah memiliki peranan penting atas beredarnya sejumlah kitab dan hadits yang telah bececeran di kalangan umat Islam. Sebagaimana Nabi Saw telah menegaskan bahwa : "Setiap orang YAHUDI berkemampuan membuat 4000 hadits". Terlebih dalam rangka aksi mereka dalam melakukan penghadangan terhadap tegaknya Al Qur-an, maka mereka melakukan sejumlah pemutarbalikan fakta dan sejarah. Anda bisa lihat An Nisaa : 46.

Maka di antara keterangan yang anda uraikanpun terdapat beberapa pertentangan dengan isi Al Qur-an. Di antaranya adalah :

1. Pengertian Dajjal yang cenderung diartikan sebagai sosok makhluk mengerikan yang bermata satu, raksasa, rambut ikal dan mukanya merah. Sepertinya ini masuk pada pemahaman Hinduisme seperti halnya sosok BUTO. Sedangkan dalam arti kamus, Dajjal berarti "Pengkawinan dua hal yang dilarang". Memang istilah Dajjal tidak ada dalam Al Qur-an, namun prinsip kerjanya Al Qur-an telah menjelaskan tentang pencampuradukan antara HAQ dengan BATHIL yang melahirkan kemusyrikan / nilai hukum yang abu-abu, putih hitam sudah tidak kelihatan lagi. Contohnya adalah pada ritual yang meminjam istilah dari Allah (Bismillah/ do'a dll) namun tidak ada tuntunannya dari Rasulullah). Maka Dajjal berarti pengkawinan antara HAQ dengan Kebathilan, yang seharusnya ini adalah dua sifat yang saling bertolak belakang, tidak dapat dijadikan satu.

2. Tentang turunnya kembali Isa As dari langit. Ini nampaknya telah masuk pada pemahaman KRISTENISME, bahwa Yesus bangkit dari kubur (Resurection), juga masuk pada pemahaman ANIMISME bahwa orang yang telah mati rohnya akan bergentayangan. Dan ini bertentangan dengan Al Qur-an. Dikatakan dalam Al Qur-an bahwa semua yang bernyawa akan merasakan mati (Kullu nafsin dzaa-iqatul mauut). Dan tidak dijelaskan oleh Allah jika Nabi Isa As akan hidup kembali di alam dunia. Maka yang dimaksud dengan "turun kembali" adalah Sunnah Isa yang akan kembali tegak, sebagaimana telah disinggung oleh Nabi Saw "Khairu qarnun qarnii wa qarnun min ba'dii" (Seindah-indah kurun adalah kurunku / Madinatul Munawarah, dan kurun setelahku). Artinya suatu saat nanti Al Qur-an akan tegak kembali, dan prinsip Al Qur-an adalah kelanjutan dari Sunnah Isa As.

3. Pengertian "IMAM MAHDI" yang cenderung pula diterjemahkan sebagai sosok manusia yang akan berkolaborasi dengan Nabi Isa As. Istilah IMAM MAHDI merupakan satu bentuk Kata majemuk yang membentuk satu frase. Maka harus ditinjau dari segi tata bahasa yaitu bentuk kata benda atau kata kerja.
Istilah "IMAM" kita dapat merujuk pada hadits. Di kala Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad Saw :

"Wa maa Imaamuka ? (Siapa/apa Imammu?)", yang dijawab oleh Nabi Saw :
" AL Qur-aanu Imaamii ! (Al Qur-aan adalah Imam-ku !)".

Maka arti IMAM yang dimaksud adalah AL Qur-an.

Kemudian istilah MAHDI / MAHDIYYUN merupakan bentuk kata benda (isim maf'uulun) yang berarti "YANG MENDAPATKAN HIDAYAH / PETUNJUK".

Maka Istilah IMAM MAHDI nilainya akan berlaku jamak, yaitu "ORANG-ORANG YANG MENDAPATKAN HIDAYAH AL QUR-AN". Inilah mereka yang kelak akan melakukan pemberantasan terhadap DAJJAL. Merekalah yang kelak akan melakukan pembersihan / pemurnian kembali Ajaran Islam dari segala bentuk kemusyrikan (kelabu). Karena syarat mutlak berdiri tegaknya Al Qur-an adalah harus dalam kondisi steril dari segala kemusyrikan. Seperti contoh sejarah, kenapa Al Qur-an Nabi tegakkan di Madinnah ? Kenapa harus hijrah ? Itu karena Mekkah tidak steril dari Musyrik !.

Maka tanda-tanda kiamat yang riil yang telah Nabi Muhammad jelaskan di antaranya :
- Pembantu melahirkan anak majikan
- laki-laki menyerupai perempuan begitupun sebaliknya
- anak membunuh bapaknya begitupun sebaliknya
- merajalelanya insest (perkawinan antara hubungan darah dalam keluarga)
- kemaksiatan sudah menjadi hal yang biasa / tidak lagi tabu
- orang berlomba-lomba merumbai-rumbai / menghias masjid
- pedagang mencurangi timbangannya
- bencana yang silih berganti
- peperangan di mana-mana
- dan lain-lain hingga terbitnya matahari di tempat tenggelamnya.

Maka segala bentuk keterangan haruslah kita timbang terlebih dahulu yaitu dengan merujuknya ke Al Qur-an.

Maaf, ini bukan debat, melainkan satu bentuk diskusi dan saling berbagi wawasan yang Ilmiah.

Wassalaamu'alaikum !
 
waaah salah satu pendapat yang mungkin bisa untuk bahan pertimbangan juga ya bro,...
 
intinya setelah tahu tanda2 Kiamat ini (yg mungkin sudah muncul sebagian), kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.....
 
Kiamat tidak akan datang sebelum negara islam tegak di muka bumi ini.
Kiamat tidak akan datang sebelum umat muslim bersatu semua dalam nagungan negara islam.
Kiamat tidak akan datang sebelum seluruh negeri bersatu. Tidak ada istilah nasionalisme.
Kiamat tidak akan datang sebelum muslim mendapatkan kemenangan dari para penjajah kaum kafir.
Kiamat tidak akan datang sebelum bendera hitam yg bertulisan kalimat tauhid itu tegak di muka bumi ini
kiamat tidak akan datang sebelum seluruh umat yg berada di naungan negara islam itu makmur semua.

jadi kita harus bedakan antara tanda akhir jaman dan tanda kiamat.
 
wah seremm juga yah.....kalau mau kiamat.......
smoga gua ga sampe jumpa hari kiamat...tiba cz orng yang menjupai hari kiamat...ada orng yang kafirr....
 
aku pengen menikmati naungan negara Islam yang sesungguhnya..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.