• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Takut Ada Polisi, 2 Pelajar MTs Tabrak Mobil, Satu Tewas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Syarif Hidayatullah (13), pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Sumenep, Madura, tewas seketika setelah motor Yamaha Fiz M 5813 C yang dikendarai bersama temannya, Nur Khalis Ajib, menabrak mobil Honda Mobilio putih M 414 AH.

Kepala Syarif Hidayatullah diduga retak sehingga tewas di tempat.

Pengemudi mobil, Fahrur Rozi, warga Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota, Sumenep. Pengemudi mobil dan Nur Khalis Ajib hanya mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Moh Anwar.

"Mungkin mereka ketakutan melihat petugas yang lagi mengatur lalu lintas di jalan sehingga dia memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Padahal tidak ada anggota yang mengejar pengendara," kata Ipda Taufiq, Kepala Unit Kecalakaan lalu Lintas Polres Sumenep, Kamis (30/4/2015).

Taufik menampik dugaan bahwa polisi mengejar pengendara tersebut hingga.
Menurut dia, kecelakaan itu bermula karena kedua pelajar itu ketakutan melihat polisi lalu lintas menjaga di perempatan Jalan Trunojoyo. Apalagi, saat itu keduanya tidak mengenakan helm.

Akibatnya, mereka memacu motornya hingga menabrak mobil yang melaju dari arah samping di perempatan jalan dr Wahidin, Pajagalan.

Taufik mengaku sudah memeriksa anggotanya yang sedang bertugas saat itu serta saksi mata Supangkat (60), pemilik warung dekat lokasi kejadian.

Katanya, saksi mata itu tidak melihat ada polisi yang mengejar korban. Saksi mengaku hanya melihat dua korban tergeletak di jalan raya.

Sementara, informasi di lokasi, antara korban dengan polisi sempat kejar-kejaran dari arah utara, mulai dari depan pendapa Keraton Sumenep ke arah selatan.
Kedua pelajar itu terpental setelah kepalanya terbentur bodi mobil dan kaca di pintu kanan mobil dekat jok sopir.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.