• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tak Perawan, Perceraian Rentan di Awal Nikah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
KEPERAWANAN ternyata memiliki efek negatif bagi pernikahan yang dibina pasangan suami istri. Pasalnya, pasangan yang tidak perawan saat dinikahi bisa memicu perceraian.

Melepas keperawanan saat usia muda sepertinya mulai terlihat umum saat ini. Namun penelitian terbaru mengatakan, bahwa remaja yang tidak perawan lebih rentan terhadap perceraian.

Kehilangan keperawanan di usia muda tidak hanya berisiko hamil, namun juga berakibat buruk bagi kesehatan mental. Sebuah studi baru yang dilakukan University of Iowa menemukan, bahwa 31 persen dari wanita yang kehilangan keperawanan di usia remaja lebih potensial bercerai saat memasuki lima tahun pertama usia pernikahan. Sedangkan kurang dari 50 persen lainnya berpisah dengan suaminya ketika menginjak usia 10 tahun pernikahannya.

Hal itu sangat kontras dengan wanita yang menjaga keperawanannya hingga dewasa. Pasalnya, hanya 15 persen yang bercerai dalam usia pernikahan lima tahun. Sedangkan 27 persen lainnya berpisah pada usia pernikahan 10 tahun, di mana separuh dari mereka tidak perawan sejak remaja.

Hasil studi juga melaporkan, bahwa satu dari tiga wanita yang tidak perawan saat remaja ingin memiliki pasangan seks yang lebih banyak sebelum mereka menikah. Namun, penemuan berikut ini lebih menarik.

Ternyata, 25 persen dari remaja yang berhubungan seks telah memiliki bayi di luar pernikahan. Dan hanya 10 persen wanita yang tetap perawan hingga dewasa yang memiliki anak di luar pernikahan.

Para peneliti percaya, bahwa kapan seseorang wanita mulai melakukan seks tidak meningkatkan perceraian, namun menentukan berapa banyak orang yang menjadi teman tidur mereka dan apakah sempat memiliki anak di luar nikah memiliki dampak terhadap perceraian tersebut. Inilah dua faktor yang dipercaya akan meningkatkan risiko perceraian.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.