Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Cerita sedih kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Seorang siswi di Surabaya dihukum pihak sekolah berdiri di tengah ratusan peserta upacara bendera di sekolah itu karena menggunakan seragam baru lengkap hanya saja dengan badge OSIS dan badge lokasi sekolah yang lama.
“Saat upacara, saya diminta ke depan barisan karena bet saya tidak baru. Saya takut karena kalau tidak beli orang tua saya akan dipanggil,” ucap Fitri Ayu Prasetyo, siswa kelas II SMPN 37 Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/9).
Fitri mengungkapkan bahwa ia pernah menjelaskan ke pihak sekolah kalau orangtuanya belum mampu membelikan seragam lengkap. Tetapi, penjelasannya itu tidak dipedulikan, sampai akhirnya ia dihukum saat upacara itu.
Fitri menjelaskan dirinya merasa terpukul karena keluhannya tersebut tidak diperhatikan pihak sekolah. Akibatnya pada Senin, (12/9) lalu, ia mendapat hukuman untuk berdiri di bawah panasnya terik matahari selama 45 menit.
Saat dihukum, lanjut Fitri, seorang guru mengancam akan memanggil orangtuanya kalau tiga kali lagi dipergoki masih berseragam lama.
miris banget tuh gan harus nya pihak sekolah memaklumi kalo keluarga nya gak mampu untuk membeli seragam baru
ini malah di hukum guru macam apa tuh ini bisa jadi masalah serius nih
dari pemerintah harus ada tanggapan nya