yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Tak mampu membayar biaya operasi, seorang pasien Rumah Sakit (RS) Sakinah, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditahan tidak boleh pulang. Padahal, luka yang dideritanya sudah sembuh, Minggu (27/7/2012).
Pasien yang diketahui bernama, Rahmat Taufik (36), warga Desa Peking, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sudah seminggu menjalani perawatan di RS Sakinah. Dia tak diperbolehkan pulang karena belum membayar biaya operasi sebesar Rp27 juta.
Taufik terpaksa dirawat karena mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bulu, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Tuban, 8 Juli lalu. Awalnya ia dibawa ke RS Muhammadiyah Tuban, namun dua hari kemudian di rujuk ke RS Sakinah.
Ayah Taufik, Karsono, menjelaskan pihak keluarga sebenarnya sudah berusaha melobi pihak rumah sakit dan memberikan uang jaminan sebasar Rp6 juta. Sedangkan sisanya rencanannya akan dibayar secara berangsur. Namun pihak rumah sakit tidak mau tahu dan meminta keluarga membayar secara penuh.
Sementara itu, Kabag Instalasi Keuangan RS Sakinah Umi Mudrisah mengatakan seluruh biaya harus dilunasi sebelum pulang karena itu aturan dari rumah sakit. Namun pihaknya bersedia jika pihak keluarga mau diajak berunding.
Pasien yang diketahui bernama, Rahmat Taufik (36), warga Desa Peking, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sudah seminggu menjalani perawatan di RS Sakinah. Dia tak diperbolehkan pulang karena belum membayar biaya operasi sebesar Rp27 juta.
Taufik terpaksa dirawat karena mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bulu, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Tuban, 8 Juli lalu. Awalnya ia dibawa ke RS Muhammadiyah Tuban, namun dua hari kemudian di rujuk ke RS Sakinah.
Ayah Taufik, Karsono, menjelaskan pihak keluarga sebenarnya sudah berusaha melobi pihak rumah sakit dan memberikan uang jaminan sebasar Rp6 juta. Sedangkan sisanya rencanannya akan dibayar secara berangsur. Namun pihak rumah sakit tidak mau tahu dan meminta keluarga membayar secara penuh.
Sementara itu, Kabag Instalasi Keuangan RS Sakinah Umi Mudrisah mengatakan seluruh biaya harus dilunasi sebelum pulang karena itu aturan dari rumah sakit. Namun pihaknya bersedia jika pihak keluarga mau diajak berunding.