yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar membantah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri melakukan salah tangkap terhadap seorang pria bernama Durahman dalam penggerebekan teroris di Solo, Jawa Tengah, belum lama ini.
Boy mengaku sudah mengkonfirmasi hal tersebut ke Densus. "Tidak ada proses (salah) penangkapan," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 24 September 2012.
Saat Densus dan petugas Polresta Surakarta melakukan olah TKP, ada seseorang yang melewati batas police line. Polisi kemudian mengamankan yang bersangkutan. "Tapi itu hanya dibawa ke kantor dan tidak dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Boy juga membantah keras pria tersebut disiksa di kantor polisi. "Oh Tidak benar. Tidak ada tim Densus yang melakukan penahanan terhadap orang ini," kata dia.
"Kepada mereka apabila yang bersangkutan betul artinya merasa dilakukan hal-hal yang tidak patut silakan dilaporkan kepada Propam yang terdekat, di Polda Jawa Tengah. Nanti Pasti diakomodir," katanya.