• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tahun Ini, Gubernur BI Jadi Pemimpin IFSB

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
unHY5.jpg
Gubernur bunk Indonesia Agus Martowardojo terpilih menjadi pemimpin Islamic Financial Services Board (IFSB), sebuah badan standard internasional yang menyusun aturan industri keuangan syariah, hingga akhir 2015. Selain itu, menurut Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Dadang Muljawan, BI juga menjadi tuan rumah untuk serangkaian pertemuan tahunan IFSB pada 31 Maret-2 April 2015 di Jakarta. "Tujuan IFSB adalah untuk meningkatkan stabilitas industri keuangan syariah. IFSB dari berdiri tahun 2002 sudah ada 186 lembaga yang tersebar di 44 negara, seperti Malaysia, Qatar, hingga Banglades," jelas Dadang di kantornya, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Dadang mengatakan keikutsertaan bunk Indonesia menjadi anggota IFSB diperlukan agar regulasi industri syariah di Indonesia bisa kompatibel dengan regulasi global. "Harus pada standar yang sama karena kita sudah bicara global. Peraturannya harus kompatibel dengan negara-negara lain. Menjadi ajang networking juga," kata Dadang.

Menurut Dadang, sejak berdiri pada 3 November 2002, IFSB telah menerbitkan antara lain 5 guidance notes dan 1 techincal notes. "Mencakup area permodalan, good governance, market disicpline, supervisory review process, conduct of business, liqudity risk management, dan stress testing, IFSB memberikan ratio atau ambang batas (threshold) implementasinya dilakukan masing-masing lembaga yang tergabung," kata Dadang.

Selain itu, kata dia, di Indonesia IFSB juga akan mengadakan council meeting pada 2 April yang akan membahas dua guidelines principal, yaitu soal core principal for effective islamic bunk supervision danliquidity risk management. "Dua rancangan tersebut sudah public hearingdi dua wilayah (Asia Tenggara dan Tengah), dan dimulai sejak 2,5 tahun lalu dengan working group 6-7 negara. Kalau sudah tahap ini biasanya probabilitas ditolak kecil," jelas Dadang.

Selain bunk Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menjadi anggota penuh (full member) dan bunk srimulat menjadi anggota pemantau (observer member).
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.