Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pada pagi hari tanggal 7 November 1940, pengendara di jembatan Tacoma Narrows di negara bagian Washington melihat sesuatu yg aneh, jalanan aspal di jembatan itu nampak bergoyang-goyang seperti gelombang. Tak lama kemudian hampir seluruh jembatan itu dari mulai tiang penyangga & kawat penopang bergerak menyerupai bergelombang. Sekitar pukul 11 pagi jembatan yg bergoyang itu runtuh & terjun ke dalam air.
Efek Photoshop di Foto Salvador Dali Tahun 1948
Konstruksi jembatan Tacoma Narrows selesai cuma beberapa bulan sebelum runtuh, pada bulan Juli 1940. Pada saat itu Tacoma Narrows adalah jembatan gantung terpanjang ketiga yg pernah ada & cuma dikalahkan oleh jembatan Golden Gate di California & jembatan George Washington di New Jersey. Dibandingkan dengan kedua jembatan tersebut, kontruksi jembatan Tacoma Narrows sangat sempit & sederhana.
Desain yg diusulkan dibuat dengan pondasi yg sangat dalam di bawahnya, sebuah fitur yg memberikan kekuatan & tekanan besar, tetapi itu juga akan menciptakan biaya membengkak. Akhirnya desain tersebut dikesampingkan demi menghemat biaya supaya lebih murah. Pondasi jembatan akhirnya dibuat lebih dangkal untuk menghemat uang jutaan dolar. Meskipun lebih ekonomis & murah, opsi tersebut dengan cepat terbukti bermasalah. Bahkan selama konstruksi, jembatan menunjukkan banyak goncangan selama diterjang angin.
Meskipun mengkhawatirkan, hal itu tidak dianggap cukup berbahaya untuk menghentikan pembangunan jembatan yg kemudian diresmikan pada 1 Juli 1940. Sejumlah tindakan peredaman sudah dicoba untuk mengurangi goyangan jembatan. Sebuah penyangga hidrolik dipasang di antara jalan & menara, ditambah dengan tambatan kabel panjang ke pemberat di sisi jembatan. Kedua usaha tersebut nyatanya tidak menghasilkan apa-apa, bahkan penyangga hidrolik sempat rusak ketika jembatan dicat, menciptakannya jadi tidak efektif & kabel yg mengarah ke pemberat sempat putus tidak lama setelah pemasangan.
Petugas Jembatan Washington mencari solusi lain untuk meredam pergerakan yg berlebihan. Usaha perdana yg mereka lakukan ke jembatan cuma selang lima hari sebelum runtuhnya jembatan. Pada hari terjadinya bencana, arus lalu lintas di atas jembatan cukup normal. Ketika jembatan mulai bergoyang dengan kencang, jembatan ditutup untuk para pengemudi. Selama penutupan tersebut ternyata ada salah satu mobil yg tertinggal di area jembatan. Namun, dengan cepat mereka yg ada dalam mobil berhasil menyelamatkan diri.
Sayangnya, peliharaan mereka seekor anjing yg bernama Tubby tertinggal di dalam mobil. Ketika goyangan jembatan mereda selama beberapa menit, ada dua pria yg berlari mencoba menyelamatkan anjing itu, cuma saja Tubby malah menggigit salah satu dari mereka & menolak untuk meninggalkan mobil. Tubby masih berada di jembatan ketika akhirnya ambruk & jatuh ke dalam air sungai di bawahnya. Tubuh Tubby tidak pernah ditemukan.
Investigasi dilakukan untuk menentukan sebab runtuhnya jembatan. Banyak teori yg muncul & banyak faktor yg berkontribusi akhirnya ketahui. Pertama struktur jembatan ternyata terlalu fleksibel & ringkih. Kualitas aspal jalan & rangka jembatan juga jadi sebab jembatan itu runtuh. Kabel penopang di tengah jembatan juga menciptakan badan jalan berliku-liku ketika diterpa angin kencang.
Pada hari terjadinya bencana, jembatan tersebut terkena terpaan angin yg sangat kuat. Ketika angin menghantam jembatan, jembatan semakin bergoyang hebat dengan kualitas bahan bangunan yg buruk memperlemah kontruksinya. Setelah kejadian itu beberapa upaya dilakukan untuk menyelamatkan puing-puing dari struktur jembatan.
Akibat goyangan yg kencang sudah menyebabkan kerusakan yg sangat parah & beberapa akbar komponen logam tidak dapat diselamatkan. Pondasi beton yg masih utuh akhirnya dipakai kembali dalam pembuatan jembatan baru Tacoma Narrows. Puing-puing aspal yg jatuh ke dalam air tetap dibiarkan yg akhirnya jadi ekosistem kehidupan air & jadi karang buatan. Jembatan lain di daerah itu diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi, pemberlakuan pengujian terowongan angin di jembatan juga jadi hal wajib.
Runtuhnya jembatan Tacoma Narrows jadi bahan studi kasus yg menunjukkan pentingnya aerodinamika dalam desain jembatan bagi para insinyur di seluruh dunia. Pembangunan Jembatan baru, tertunda oleh perang dunia II yg akhirnya dibuka pada tahun 1950 & beroperasi tanpa insiden akbar selama beberapa dekade. Begitu populernya jembatan tersebut, sehingga jembatan kedua dibangun di sampingnya untuk menopang kapasitas lalu lintas. Jembatan baru didesain mirip dengan jembatan sebelahnya & dibuka pada tahun 2007.
Konstruksi jembatan Tacoma Narrows selesai cuma beberapa bulan sebelum runtuh, pada bulan Juli 1940. Pada saat itu Tacoma Narrows adalah jembatan gantung terpanjang ketiga yg pernah ada & cuma dikalahkan oleh jembatan Golden Gate di California & jembatan George Washington di New Jersey. Dibandingkan dengan kedua jembatan tersebut, kontruksi jembatan Tacoma Narrows sangat sempit & sederhana.
Desain yg diusulkan dibuat dengan pondasi yg sangat dalam di bawahnya, sebuah fitur yg memberikan kekuatan & tekanan besar, tetapi itu juga akan menciptakan biaya membengkak. Akhirnya desain tersebut dikesampingkan demi menghemat biaya supaya lebih murah. Pondasi jembatan akhirnya dibuat lebih dangkal untuk menghemat uang jutaan dolar. Meskipun lebih ekonomis & murah, opsi tersebut dengan cepat terbukti bermasalah. Bahkan selama konstruksi, jembatan menunjukkan banyak goncangan selama diterjang angin.
Akhir Hidup Helga, Gadis Kesayangan Adolf Hitler
Meskipun mengkhawatirkan, hal itu tidak dianggap cukup berbahaya untuk menghentikan pembangunan jembatan yg kemudian diresmikan pada 1 Juli 1940. Sejumlah tindakan peredaman sudah dicoba untuk mengurangi goyangan jembatan. Sebuah penyangga hidrolik dipasang di antara jalan & menara, ditambah dengan tambatan kabel panjang ke pemberat di sisi jembatan. Kedua usaha tersebut nyatanya tidak menghasilkan apa-apa, bahkan penyangga hidrolik sempat rusak ketika jembatan dicat, menciptakannya jadi tidak efektif & kabel yg mengarah ke pemberat sempat putus tidak lama setelah pemasangan.
Petugas Jembatan Washington mencari solusi lain untuk meredam pergerakan yg berlebihan. Usaha perdana yg mereka lakukan ke jembatan cuma selang lima hari sebelum runtuhnya jembatan. Pada hari terjadinya bencana, arus lalu lintas di atas jembatan cukup normal. Ketika jembatan mulai bergoyang dengan kencang, jembatan ditutup untuk para pengemudi. Selama penutupan tersebut ternyata ada salah satu mobil yg tertinggal di area jembatan. Namun, dengan cepat mereka yg ada dalam mobil berhasil menyelamatkan diri.
Robert Wadlow, Raksasa Ramah Yang Pernah Hidup di Bumi
Sayangnya, peliharaan mereka seekor anjing yg bernama Tubby tertinggal di dalam mobil. Ketika goyangan jembatan mereda selama beberapa menit, ada dua pria yg berlari mencoba menyelamatkan anjing itu, cuma saja Tubby malah menggigit salah satu dari mereka & menolak untuk meninggalkan mobil. Tubby masih berada di jembatan ketika akhirnya ambruk & jatuh ke dalam air sungai di bawahnya. Tubuh Tubby tidak pernah ditemukan.
Investigasi dilakukan untuk menentukan sebab runtuhnya jembatan. Banyak teori yg muncul & banyak faktor yg berkontribusi akhirnya ketahui. Pertama struktur jembatan ternyata terlalu fleksibel & ringkih. Kualitas aspal jalan & rangka jembatan juga jadi sebab jembatan itu runtuh. Kabel penopang di tengah jembatan juga menciptakan badan jalan berliku-liku ketika diterpa angin kencang.
Miracle Mike, Ayam Tanpa Kepala Yang Bertahan Hidup Selama 2 Tahun
Pada hari terjadinya bencana, jembatan tersebut terkena terpaan angin yg sangat kuat. Ketika angin menghantam jembatan, jembatan semakin bergoyang hebat dengan kualitas bahan bangunan yg buruk memperlemah kontruksinya. Setelah kejadian itu beberapa upaya dilakukan untuk menyelamatkan puing-puing dari struktur jembatan.
Akibat goyangan yg kencang sudah menyebabkan kerusakan yg sangat parah & beberapa akbar komponen logam tidak dapat diselamatkan. Pondasi beton yg masih utuh akhirnya dipakai kembali dalam pembuatan jembatan baru Tacoma Narrows. Puing-puing aspal yg jatuh ke dalam air tetap dibiarkan yg akhirnya jadi ekosistem kehidupan air & jadi karang buatan. Jembatan lain di daerah itu diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi, pemberlakuan pengujian terowongan angin di jembatan juga jadi hal wajib.
Menantang Maut di Atas Ketinggian Gedung Empire State Building NYC
Runtuhnya jembatan Tacoma Narrows jadi bahan studi kasus yg menunjukkan pentingnya aerodinamika dalam desain jembatan bagi para insinyur di seluruh dunia. Pembangunan Jembatan baru, tertunda oleh perang dunia II yg akhirnya dibuka pada tahun 1950 & beroperasi tanpa insiden akbar selama beberapa dekade. Begitu populernya jembatan tersebut, sehingga jembatan kedua dibangun di sampingnya untuk menopang kapasitas lalu lintas. Jembatan baru didesain mirip dengan jembatan sebelahnya & dibuka pada tahun 2007.
Referensi 1
Referensi 2
Referensi 2
KOLEKSI THREAD MENARIK
Quote:
5 Kitab Suci Umat Terdahulu
Chupacabra, Legenda Makhluk Penghisap Darah
La Llorona, Teror Akibat Dendam Yang Tak Usai
Menular & Mematikan, Wabah Menari Strasbourg
Melihat Sisi Lain Dari Kemegahan Arc de Triomphe
Ikatan Cinta, Pangeran Philip & Ratu Elizabeth II
Runtuhnya Gedung Hyatt, Pesta Dansa Yang Berakhir Kematian
Chupacabra, Legenda Makhluk Penghisap Darah
La Llorona, Teror Akibat Dendam Yang Tak Usai
Menular & Mematikan, Wabah Menari Strasbourg
Melihat Sisi Lain Dari Kemegahan Arc de Triomphe
Ikatan Cinta, Pangeran Philip & Ratu Elizabeth II
Runtuhnya Gedung Hyatt, Pesta Dansa Yang Berakhir Kematian
Hari ini 07:58