Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ada data menarik di data distribusi simpanan LPS (meski masih per September 2023), yakni tabungan masyarakat yg punya simpanan sekitar di bawah Rp100 juta hingga Rp2 miliar mengalami penurunan dalam sebulan terakhir.
"Yah, terus apa pentingnya?"
Dari data ini, ada beberapa hal yg dapat kita interpretasikan. Kalau media-media sih nyebutnya masyarakat udah mulai makan dari tabungan. "Maksudnya, masyarakat udah mengpakai tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya."
Pertanda apa nih?
Pastinya ini pertanda perlambatan ekonomi. Soalnya masyarakat mengpakai tabungan untuk kehidupan sehari-hari karena:
1. Pendapatan stuck atau turun
2. Harga barang naik (akibat masalah Elnino yg bikin harga beras, gula, dkk naik)
Sehingga uang yg masuk ke tabungan berkurang, bahkan tergerus karena dipakai untuk kehidupan sehari-hari.
Lalu gimana yg punya tabungan Rp500 juta ke atas? apakah itu hidupnya juga susah? kalau dilihat rinciannya yg ratusan juta hingga Rp2 miliar ini terjadi penurunan di deposito on call. Artinya, dapat jadi mereka pengusaha kecil menengah yg mulai mengpakai aset likuidnya untuk mengurus operasional bisnis alias dapat jadi permintaan bisnisnya melambat.
Hal itu sebenarnya sudah terepresentasi di pertumbuhan ekonomi Q3/2023 di mana ekonomi Indonesia sudah melambat. Hal ini wajar karena suku kembang sudah ada di level tinggi.
Apakah artinya ada potensi penurunan suku kembang dalam waktu dekat? baca selengkapnya di sini
Oh iya sama mau update jadwal dividen yg cum-date pekan depan ya, cuma ada dua sih si $TUGU & $POWR :
baca selengkapnya
Sama kira-kira, saham $ASII & potensi window dressing lainnya lanjut naik gak ya besok? baca selengkapnya di sini
$IHSG $GOTO $AMMN $BBCA
"Yah, terus apa pentingnya?"
Dari data ini, ada beberapa hal yg dapat kita interpretasikan. Kalau media-media sih nyebutnya masyarakat udah mulai makan dari tabungan. "Maksudnya, masyarakat udah mengpakai tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya."
Pertanda apa nih?
Pastinya ini pertanda perlambatan ekonomi. Soalnya masyarakat mengpakai tabungan untuk kehidupan sehari-hari karena:
1. Pendapatan stuck atau turun
2. Harga barang naik (akibat masalah Elnino yg bikin harga beras, gula, dkk naik)
Sehingga uang yg masuk ke tabungan berkurang, bahkan tergerus karena dipakai untuk kehidupan sehari-hari.
Lalu gimana yg punya tabungan Rp500 juta ke atas? apakah itu hidupnya juga susah? kalau dilihat rinciannya yg ratusan juta hingga Rp2 miliar ini terjadi penurunan di deposito on call. Artinya, dapat jadi mereka pengusaha kecil menengah yg mulai mengpakai aset likuidnya untuk mengurus operasional bisnis alias dapat jadi permintaan bisnisnya melambat.
Hal itu sebenarnya sudah terepresentasi di pertumbuhan ekonomi Q3/2023 di mana ekonomi Indonesia sudah melambat. Hal ini wajar karena suku kembang sudah ada di level tinggi.
Apakah artinya ada potensi penurunan suku kembang dalam waktu dekat? baca selengkapnya di sini
Oh iya sama mau update jadwal dividen yg cum-date pekan depan ya, cuma ada dua sih si $TUGU & $POWR :
baca selengkapnya
Sama kira-kira, saham $ASII & potensi window dressing lainnya lanjut naik gak ya besok? baca selengkapnya di sini
$IHSG $GOTO $AMMN $BBCA