• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Tabrak Kapal Nelayan RI Polisi Malaysia Macem-macem Lagi

Constantine

IndoForum Senior A
No. Urut
64676
Sejak
19 Feb 2009
Pesan
6.946
Nilai reaksi
320
Poin
83
Kamis, 7 Oktober 2010 | 10:55 WIB

BATAM, KOMPAS.com - Malaysia berulah lagi. Kali ini kapal Malaysian Marine Police dengan sengaja menabrak kapal nelayan Indonesia di perairan Pulau Pisang, Selasa (5/10/2010) sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibat tabrakan itu, kapal nelayan hancur berkeping-keping. Lima orang nelayan asal Meral belum diketahui nasibnya. Mereka adalah Cing Ling (51), A An (50), Kim Wan (55) dan seorang lagi pria Melayu.

"Saya mendapat informasi dari rekan kapal lainnya bahwa KM Nelayan asal Sungai Pasir, Meral ditabrak hingga tenggelam oleh satu unit kapal patroli Police Marine Malaysia sekitar pukul 15.00. Nakhoda dan ABK kapal belum diketahui nasibnya," ujar Amo (41), rekan sesama nelayan.

Amo mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang seperti Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun.

Awalnya Amo dan bersama rekannya berangkat dari pelabuhan rakyat di Sungai Pasir, Selasa sekitar pukul 10.00 tujuan perairan Pulau Pisang. Mereka tidak sendiri melainkan ada 5-6 kapal sejenis lainnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan dikejar oleh satu unit kapal patroli Malaysia warna putih yang diduga berasal dari Johor Bahru. Melihat itu, kontan saja mereka berusaha meloloskan diri. "Padahal berdasarkan peta, posisi itu masih berada di perairan Indonesia," terang rekan korban lainnya kepada Tribun.

Sayangnya, KM Nelayan GT 04 tersebut berada diposisi paling belakang. Akibatnya, mereka langsung ditabrak oleh kapal patroli dan mengenai lambung kiri kapal.

Rabu (6/10/2010) sekitar pukul 07.00 WIB bangkai Kapal Motor (KM) Nelayan GT 04 dengan nomor lambung R. 20. 10. 1380 milik agen kapal PT Arena Bahtera, Kecamatan Meral, Karimun ditemukan. Kapal tersebut rusak dan kini dievakuasi ke pelabuhan rakyat di Meral.

Proses penarikan dilakukan oleh kapal nelayan asal Sungai Pasir lainnya yang mengetahui peristiwa tersebut. Kapal itu di antaranya KM Sue Jaya dengan nakhoda Sui Tong (31) dan KM ABC, dinakhodai Buyung (40) dan 3 kapal sejenis lainnya. Mereka melakukannya setelah lokasi kejadian di titik koordinat 1. 23. 942, 103. 07. 200 itu bersih dari keberadaan kapal patroli polisi perairan Malaysia.

Meski kapal mereka berhasil ditemukan, namun keberadaan para nelayan Kepri itu belum ditemukan. Ada kemungkinan mereka tenggelam. Namun ada dugaan pula mereka ditangkap polisi Malaysia dan kini diamankan di Negeri Jiran tersebut. (*)

-------------------------------------------------
 
ckckckck

Malaysia lagi Malaysia lagi............. [-(

kapan mereka berhenti berulah /?
 
sedih ya, kalau tengkar trussss sama tetangga membuat benar2 tidak nyaman /sob
 
tidak ada tindakan tegas dari sby membuat malaysia ngelunjak, cuma bisa geleng2x aja, ga bisa berbuat apa2x
 
lebih parah, banyak TKI Indonesia di Malaysia, justru malah berpihak ke Malaysia dan sebagian besar ga peduli....
mereka bilang Indo memang suka ribut dan Malay ga pedulikan /wah

begitu yg sy dengar waktu jalan2 di sekitar Genting, KL saat bertemu dengan TKI kita...
 
Kenapa yah pak SBY g ada tindakan tegas nya???

Mungkin kalau ditangani ama JK semuanya g akan kenapa napa /heh/heh/heh/heh/heh/heh/heh/heh
 
malaysia.. mw km apa c? X(

59236_1402393588290_1485849478_957498_1501132_n.jpg
 
wahhh... udah ga bisa no comment untuk malay nih .
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.