jozz78
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 182671
- Sejak
- 10 Sep 2012
- Pesan
- 337
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 16
JAKARTA- Aliran cafe racer menjadi salah satu aliran modifikasi yang mulai banyak digandrungi saat ini. Seperti ubahan yang dilakukan pada Thunder 250 ini, yang bergaya café racer klasik Triumph ala Mecatwin. Donny Ariyanto, pentolan dari bengkel modifikasi, Studio Motor Custom Bike menjelaskan, Thunder 250 lansiran 2010 ini merupakan kepunyaan Akhmad Saefudin, pemilik perkebunan tembakau di Temanggung, Jawa Tengah. "Thunder 250 cc ini kepunyaan pelanggan kita Bro Saefudin, asal Temanggung, Dia ingin mengubah motornya, tapi tidak dengan terlalu ekstrim dan masih nyaman untuk digunakan menempuh perjalan untuk urusan pekerjaan," jelas Donny kepada Okezone. Setelah mencari konsep-konsep ubahan motor Thunder ini, akhirnya dipilih modifikasi Triumph dari rumah modifikasi Mecatwin. Konsep yang sukup sederhana, tapi punya aura yang cukup membuat orang terkesima. Donny memulai modifikasi motor ini dengan melucuti semua bodi dan kaki-kaki bawaan Thunder ini. Lalu dipasangkan shock depan CBR400. Bagian buritan dan lengan ayun custom dipercaya bersanding dengan shock berlabel YSS Z-Series. Pada bagian velg, Studio Motor memasangkan velg TK Japan 18x3 inci, untuk depan dan 18x5 inch pada velg belakang. Velg dibungkus dengan ban Firestone Deluxe Champion 18x3.50 depan dan 18x4.50 di bagian belakang. Setelah puas mengubah sektor kaki-kaki, giliran body yang dirubah ala Mecatwin, jok buntut tawon. Dan pilihan kelir body jatuh ke warna soft kecoklatan, stang ala clubman, lampu depan dan belakang aftermarket. Karburator bawaan juga diganti dengan Keihin PWK Sudco 28. Dipadukan dengan knalpot custom Flash Muffler. Dengan ubahan-ubahan yang membuat Thunder menjadi Triumph ini, Studio Motor membutuhkan waktu sekira dua bulan.
Kode:
[url="http://www.iyaa.com/tech/otomotif/modif/2540596_1373.html"] Sumbernya >> [/url]