yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
BLITAR - Seorang perempuan paruh baya ditemukan tewas di pinggir perlintasan kereta api di Stasiun Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Perempuan yang diketahui bernama Suzana Sustiah (50) itu diduga bunuh diri karena depresi.
Berdasarkan informasi, perempuan warga Desa Megasari, Kecamatan Garum, itu sengaja menabrakkan dirinya ke Kereta Api Matarmaja jurusan Jakarta-Malang yang tengah melintas sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi. Aksi nekat perempuan itu menjadi perhatian warga dan calon penumpang di stasiun.
Sumarli, pedagang asongan di stasiun, menuturkan sebelum ditemukan tewas, korban sempat mondar-mandir. "Tadi dia itu mondar-mandir saya lihat," ujar Sumarli di lokasi, Selasa (12/6/2012).
Sementara itu, suami korban, Yohanes, histeris saat melihat jenazah istrinya. Dia mengatakan, selama ini istrinya mengidap diabetes. "Istrinya saya memang depresi, karena biaya perobatan penyakitnya sangat tinggi," akunya.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Setelah diperiksa di rumah sakit, jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka.
Berdasarkan informasi, perempuan warga Desa Megasari, Kecamatan Garum, itu sengaja menabrakkan dirinya ke Kereta Api Matarmaja jurusan Jakarta-Malang yang tengah melintas sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi. Aksi nekat perempuan itu menjadi perhatian warga dan calon penumpang di stasiun.
Sumarli, pedagang asongan di stasiun, menuturkan sebelum ditemukan tewas, korban sempat mondar-mandir. "Tadi dia itu mondar-mandir saya lihat," ujar Sumarli di lokasi, Selasa (12/6/2012).
Sementara itu, suami korban, Yohanes, histeris saat melihat jenazah istrinya. Dia mengatakan, selama ini istrinya mengidap diabetes. "Istrinya saya memang depresi, karena biaya perobatan penyakitnya sangat tinggi," akunya.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Setelah diperiksa di rumah sakit, jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka.