• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Susu Tulang untuk Lansia, Apakah Perlu?

jennywijaya

IndoForum Newbie A
No. Urut
288379
Sejak
10 Nov 2020
Pesan
318
Nilai reaksi
1
Poin
18
sering-dialami-lansia-ini-cara-mengatasi-pengapuran-tulang-1571823349.jpg


Susu tulang untuk lansia jadi salah satu produk kesehatan yang paling populer dalam satu dekade terakhir. Klaimnya, susu tersebut dapat menjaga kesehatan tulang lansia yang sudah mulai keropos.

Asumsinya, susu atau produk olahan susu kaya akan kalsium, dan kalsium adalah mineral utama yang membentuk tulang. Oleh sebab itu, konsumsi susu atau olahan susu secara harian diyakini baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Kondisi tersebut juga menjadi alasan pentingya susu tulang untuk lansia. Dengan formula khusus, susu tersebut dapat memenuhi kebutuhan kalsium lansia yang biasanya tidak dapat dipenuhi hanya dengan konsumsi makanan.

Masalah tulang adalah salah satu gejala penuaan yang sulit dihindari. Biasanya tulang atau persendian yang bermasalah ada di area yang jarang digunakan atau jarang melakukan aktivitas fisik ketika masih di usia produktif.

Masalah dan kondisi tulang untuk lansia
Sebagian besar lansia memiliki masalah tertentu. Kondisi yang umum terjadi memengaruhi otot, tulang, dan sistem muskuloskeletal. Berikut beberapa masalah tulang yang biasa terjadi pada lansia:

  • Osteoporosis: Tulang kehilangan massa dan menjadi rapuh, mudah mengalami retak
  • Osteoarthritis: Tulang rawan dalam sendi rusak, menyebabkan rasa sakit dan kaku
  • Osteomalacia: Tulang melunak karena ada masalah metabolisme vitamin D
  • Rheumatoid arthritis/rematik: Radang sendi yang terasa menyakitkan
Susu dan pentingnya kalsium
Sebelum ada hewan ternak, susu adalah produk langka yang hanya diberikan kepada bayi. Kondisi ini dialami oleh semua mamalia, termasuk manusia.

Artinya, selama ribuan tahun, sebenarnya sumber kalsium utama manusia bukanlah susu. Manusia bisa mendapatkan asupan kalsium dari konsumsi makanan lainnya.

Meski begitu, bukan berarti susu tidak bermanfaat. Bagi mereka yang tidak bisa mendapatkan asupan kalsium cukup, susu sangatlah penting, termasuk bagi lansia.

Tulang adalah struktur penopang tubuh sekaligus menjadi cadangan utama kalsium dalam tubuh. Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh secara menyeluruh.

Masalahnya, kadar kalsium dalam darah tidak dapat bertahan lama. Jika Anda tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, tubuh akan menarik cadangan kalsium dari tulang untuk mempertahankan fungsi lain yang lebih penting bag kelangsungan hidup manusia.

Intinya, jika asupan kalsium Anda tidak mengimbangi penggunaan kalsium tubuh, seiring waktu Anda akan kehilangan kepadatan tulang dan jadi lebih mudah patah. Inilah yang disebut dengan osteoporosis.

Susu untuk lansia, apakah perlu?
Sebagian besar studi menemukan asosiasi antara konsumsi susu dalam jumlah tinggi dengan penurunan risiko osteoporosis. Mayorita penelitian mencapai kesimpulan yang sama, bahwa suplemen kalsium atau susu cukup efektif untuk menjaga kesehatan tulang.

Susu tulang untuk lansia dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko patah tulang. Meski begitu, alangkah baiknya jika Anda mengombinasikannya dengan diet tinggi kalsium.

Selain itu, jika Anda masih berusia muda atau di usia produktif, tidak ada salahnya mengonsumsi susu sesekali. Paling tidak Anda dapat mengurangi risiko pengeroposan tulang di usia lanjut nanti.

Coba cari susu lansia yang diperkaya dengan vitamin D. Kombinasi ini diyakini lebih efektif dalam memperkuat tulang.

Catatan SehatQ
Kesehatan tulang adalah topik yang kompleks. Ada banyak faktor yang berpengaruh, khususnya gaya hidup Anda di usia produktif.

Yang terpenting, Anda perlu menjaga asupan kalsium dalam jumlah cukup. Pilih makanan yang kaya kalsium untuk menjaga kesehatan tulang Anda.

Produk olahan susu dapat jadi salah satu pilihan produk. Dan susu tulang untuk lansia terbukti aman dikonsumsi asal sesuai dengan kondisi Anda.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.