yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
[table="width: 350, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
[/td]
[/tr]
[/table]
China kembali menghadapi masalah susu yang terkontaminasi bahan berbahaya. Kali ini, giliran perusahaan susu Bright Dairy & Food Co. harus menarik produk mereka dari pasaran setelah dicurigai tercemar larutan alkali.
"Larutan alkali yang mencemari susu diduga berasal dari kerusakan mesin saat prosedur pemeliharaan tengah berjalan. Larutan tersebut biasanya digunakan untuk membersihkan pipa," kata juru bicara perusahaan, dilansir kantor berita Xinhua, Kamis 28 Juni 2012.
Pengumuman tersebut diunggah setelah banyak konsumen mengeluhkan bau tidak enak pada susu bermerek Ubest itu, serta warnanya yang berubah pucat. Ubest, yang diproduksi dalam kemasan karton 950 mililiter, kini telah ditarik dari pasaran.
Diberitakan Reuters, pihak perusahaan juga akan meminta maaf pada para konsumen yang terlanjur membeli produk mereka. Untuk mengetahui gangguan kesehatan apa saja yang dapat ditimbulkan oleh susu yang tercemar, pihak perusahaan akan mengevaluasi produk Ubest yang diproduksi pada awal pekan ini.
Sementara itu, Divisi Pengawasan Teknis dan Kualitas Shanghai akan menginvestigasi masalah ini.
Insiden ini kembali memukul industri susu China yang terpuruk sejak 2008. Kala itu, enam bayi tewas dan 290 ribu bayi lain mengalami kerusakan ginjal setelah mengonsumsi susu produksi Sanlu group, yang ternyata tercemar melamin.
[tr]
[td]
[/tr]
[/table]
China kembali menghadapi masalah susu yang terkontaminasi bahan berbahaya. Kali ini, giliran perusahaan susu Bright Dairy & Food Co. harus menarik produk mereka dari pasaran setelah dicurigai tercemar larutan alkali.
"Larutan alkali yang mencemari susu diduga berasal dari kerusakan mesin saat prosedur pemeliharaan tengah berjalan. Larutan tersebut biasanya digunakan untuk membersihkan pipa," kata juru bicara perusahaan, dilansir kantor berita Xinhua, Kamis 28 Juni 2012.
Pengumuman tersebut diunggah setelah banyak konsumen mengeluhkan bau tidak enak pada susu bermerek Ubest itu, serta warnanya yang berubah pucat. Ubest, yang diproduksi dalam kemasan karton 950 mililiter, kini telah ditarik dari pasaran.
Diberitakan Reuters, pihak perusahaan juga akan meminta maaf pada para konsumen yang terlanjur membeli produk mereka. Untuk mengetahui gangguan kesehatan apa saja yang dapat ditimbulkan oleh susu yang tercemar, pihak perusahaan akan mengevaluasi produk Ubest yang diproduksi pada awal pekan ini.
Sementara itu, Divisi Pengawasan Teknis dan Kualitas Shanghai akan menginvestigasi masalah ini.
Insiden ini kembali memukul industri susu China yang terpuruk sejak 2008. Kala itu, enam bayi tewas dan 290 ribu bayi lain mengalami kerusakan ginjal setelah mengonsumsi susu produksi Sanlu group, yang ternyata tercemar melamin.