• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Susu Dari China MenganDung Melamin

alvinchibi

IndoForum Junior A
No. Urut
20350
Sejak
12 Agt 2007
Pesan
2.685
Nilai reaksi
58
Poin
48
Sorry Boleh Repost....
Kalo Gx Berguna Apus Aja ya threadnya:D
Kalo BerGuna GRP Ya....Zzzz
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hong Kong - Hong Kong menarik produk susu China setelah beberapa tes menemukan bahan kimia yang terkait dengan bubuk susu tercemar yang telah menewaskan empat bayi dan menyebabkan ribuan bayi sakit di China daratan.
Penarikan tersebut mencakup susu, yogurt, es krim dan semua produk lain yang dibuat oleh Yili Industrial Group Co dan didistribusikan di Hong Kong, kata Constance Chan, pengawas untuk Pusat Keamanan Makanan wilayah tersebut, Kamis (18/9).
“Saya minta masyarakat tidak mengonsumsi produk apa pun dari merek ini,” kata Chan, sambil menambahkan bahwa pemerintah telah meminta perusahaan tersebut berhenti memasok produk-produknya di Hong Kong.
Pemerintah menemukan melamin dalam delapan dari 30 produk sampel yang diuji oleh para pengawas di Hong Kong, kata Chan. Produk-produk tersebut meliputi susu, es krim batangan yang berasal dari dua kali produksi.
Yili menyatakan “penyesalan yang mendalam segala kesulitan” terhadap pelanggan di Hong Kong, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan, Kamis (18/9).
Perusahaan tersebut mengatakan mereka sedang menyelidiki kontaminasi produk-produk dan bekerja sama dengan otoritas pemerintah untuk menemukan sumbernya.
Untuk kedua kalinya para penyelidik Hong Kong menarik produk-produk Yili. Selasa (17/9), sebuah sampel es krim batangan rasa yogurt ditemukan mengandung melamin.
Bahan kimia tersebut ditemukan dalam bubuk susu yang telah membunuh empat bayi dan menyebabkan lebih dari 6.200 lainnya sakit di China. Belum ada laporan tentang bayi-bayi yang sakit karena susu bubuk di Hong Kong.
Pemimpin Hong Kong Donald Tsang mengatakan pemerintah akan memerintahkan penarikan setiap produk susu China jika berbahaya untuk kesehatan.
“Kami akan benar-benar mengawasi impor susu dari China. Kami akan mengambil sampel dari produk-produk ini dan menguji mereka secara independen,” kata Tsang.

Susu Cair Juga Tercemar
Sementara itu, kabar terakhir dari China, susu cair pun ikut tercemar. Krisis yang telah mengobrak-abrik industri susu, dengan penarikan yang meluas setelah melamin untuk bahan industri ditemukan dalam susu bubuk.
Sebelumnya, para pejabat mengatakan susu cari aman, tapi Jumat (19/9), Badan Administrasi Pengawasan Kualitas, Inspeksi dan Karantina (AQSIQ) mengatakan susu yang dijual dalam bentuk cair dari tiga peternakan China terkemuka juga ditemukan mengandung melamin.
Sebuah laporan yang dimuat di situs resmi badan tersebut mengatakan hasil-hasil tes menunjukkan nyaris 10 persen dari sampel yang diambil dari Mengniu Dairy Group Co dan Yili Industrial Group Co, dua perusahaan susu terbesar China, mengandung hingga 8,4 miligram melamin untuk setiap kilogram. Susu dari Bright Dairy yang berbasis di Shanghai juga menunjukkan kontaminasi melamin.
"AQSIQ akan menyelidiki alasan penambahan melamin dan menghukum dengan berat siapa pun yang bertanggung jawab,” begitu yang termuat dalam pemberitahuan tersebut. Disebutkan pula semua kemasan yang terbukti positif akan ditarik.
Skandal ini sangat mengejutkan orang tua. Ratusan orang datang ke perusahaan yang menjadi awal skandal ini dan meminta pengembalian uang serta bertanya apakah mereka bisa dengan aman memberi makan anak mereka.
Ribuan lainnya berada di rumah sakit, menjaga anak-anak mereka yang telah meminum susu tercemar melamin.
Skandal ini menyorot perubahan dinamika keluarga dan pertumbuhan ekonomi China. Satu generasi lalu, para perempuan cuma memiliki sedikit pilihan di samping menyusui. Kini, supermarket dipenuhi dengan lusinan merek susu formula bayi, yang ditargetkan bagi perempuan yang bekerja di luar rumah setelah melahirkan. (ap/ida)

Produk produk dari China memang sering bermasalah; kemaren Permen mengandung Formalin, Pasta Gigi mengandung Bahan Berbahaya, Kosmetik mengandung Merkuri.
China sering ngejar harga murah aja, tanpa memikirkan resikonya

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia belum akan menghentikan impor susu dari china terkait terkuaknya 12 perusahaan susu asal China yang menggunakan bahan kimia melamin pada produknya.
Penegasan itu disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Senin (22/9).
"Kita harus menilai barangnya dan tentunya itu bagian dari inspeksi. Pasti untuk kandungannya apakah dia mengandung melamin atau tidak," ujar Mendag.
Menurut Mendag, 12 perusahaan China itu saat ini sudah dilaporkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan pengawasan atas produk susu yang dihasilkan mereka.
"Kita sudah dapat laporan dari China, inilah perusahaan yang diduga mengandung melamin. Daftar itu sudah kita sampaikan ke BPOM, dan BPOM yang bertanggung jawab memeriksa dan kita mengkoordinasi dan mengawasi," tuturnya.

Sumber
Kode:
http://inilah.com/berita/ekonomi/2008/09/22/51126/ri-belum-stop-impor-susu-china/

Beijing, China dihebohkan oleh susu bayi terkontaminasi melamine, bahan kimia berbahaya yang terdapat pada produk plastik, pupuk dan pembersih. Bahkan kini jumlah bayi yang jatuh sakit setelah meminum susu formula tersebut terus bertambah.
Di Beijing dilaporkan 25 bayi mengalami batu ginjal setelah mengkonsumsi susu bubuk merek Sanlu. Di Shanghai ditemukan 22 kasus serupa, di Provinsi Hunan ada 35 kasus dan di Provinsi Hubei ada 13 kasus.

SUMBER
Kode:
http://www.kilasberita.com/kb-news/kilas-dunia/5640-skandal-susu-bayi-china-jumlah-korban-bertambah

Menteri Kesehatan China melaporkan susu formula Sanlu mengakibatkan batu ginjal karena terkontaminasi melamine, sebuah bahan kimia berbahaya. Kasus yang sama juga terjadi di China utara, timur dan tengah (propinsi Jiangsu, Shandong, Ningxia, Shaanxi, Anhui dan Hunan. Dalam 6 bulan sirkulasi di China sejak Maret, susu Sanlu mungkin telah mengkontaminasi 38.000 bayi apabila diasumsikan setiap bayi mengkonsumsi kurang lebih 3 Kg susu per bulan. Kasus-kasus mulai dilaporkan di 20 provinsi di China.
"Bayi sangat jarang menderita batu ginjal, apalagi jika beberapa bayi mengalami hal yang sama," kata Zhang Wei, ahli urologi rumah sakit Gansu tempat dimana 14 bayi tersebut dirawat. Dia mengatakan kepada suratkabar China Daily terdapat lebih banyak bayi di daerah tersebut yang sakit. Tingginya biaya kesehatan kemungkinan membuat para orangtua tak mampu ke rumah sakit agar anaknya mendapatkan perawatan

SUMBER
Kode:
http://erabaru.or.id/k_23_art_335.html

Korbannya udah banyak banget:

Menteri Kesehatan China sebelumnya mengatakan bahwa sejauh ini sudah 6.244 bayi yang jatuh sakit setelah meminum susu formula terkontaminasi melamine. Tiga bayi lainnya meninggal akibat susu berbahaya itu. Melamine merupakan zat kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik, lem dan pembersih.
Sebagian besar dari jumlah 6.244 bayi tersebut saat ini telah sembuh. Namun sebanyak 1.327 masih dirawat di rumah sakit. Bahkan 158 bayi di antaranya mengalami gagal ginjal akut.

Berikut daftar produk makanan mengandung susu asal China yang terdaftar di(BPOM):
1.Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509001378
2.Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509002378
3. Jinwei Yougoo, susu fermentasi, nomor registrasi ML 206509003378
4. Guozhen, susu bubuk full cream, nomor registrasi ML 805309001478
5.Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509001116
6.Meiji Indoeskrim Gold Monas, es krim, nomor registrasi ML 305509002116
7. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 227109001450
8. Oreo, stick wafer, nomor registrasi ML 827109001450
9. Oreo, chocolate sandwich cookie, nomor registrasi ML 227109001552
10. M&M’s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409005385
11. M&M’s, kembang gula, nomor registrasi ML 237409002385
12. Snickers, biskuit, nomor registrasi ML 227109009385
13. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409001385
14. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409003385
15. Dove Choc, kembang gula, nomor registrasi ML 237409004385
16. Merry X-Mas, kembang gula, nomor registrasi ML 238409003311
17. Penguin, kembang gula, nomor registrasi ML 238409005311
18. Nestle Nesvita Materna, makanan ibu hamil dan ibu menyusui, nomor registrasi ML 862109001322
19. Nestle Milkmaid, selai susu, nomor registrasi ML 234709002206

Ternyata penambahan melamin ke susu itu memang disengaja, tujuannya supaya membuat produk itu terlihat memiliki lebih banyak kandungan protein.
 
Ho oh nih seram :-SS:-SS
bayi dikasi melamin emangnya piring ya :P
 
Kasian yach bayi disana, masih kecil udah terkena penyakit batu ginjal.. Heran kenapa seh para produsen tidak memikirkan para konsumennya, yang dicari cuma untung yang tinggi untuk menutupi biaya produksi..
Mudah2an BPOM kita tegas dan ketat terhadap isu ini, jangan sampai ada bayi di Indo yang terkena sakit yang sama, saya juga ikut prihatin jadinya...
 
untung aja barangnya ditarik, banyak lo yang terminum susunya.
 
Weq,
Ternyata penambahan melamin ke susu itu memang disengaja, tujuannya supaya membuat produk itu terlihat memiliki lebih banyak kandungan protein.

Ternyata duit memang membutakan mata orang,
Bisa2nya orang dengan sengaja memeberikan melamin ke susu bayi?
Kasian tuh bayi2nya, lom tau2 apa2 dah kena penyakit ginjal T___T
Mudah2an ke depannya ga ada lagi susu yang seperti itu :D
 
swt dah nonton brita di tipi blom nemu secara detil produk apa aja yg mengandung susu melamin dari cina baru oreo doang, untung ada di sini nih sumber infonya, thanks y buat ts nya, tar GRP meluncur deh, abis peluru skarang mah :D
 
wah saat ini mending beli produk dalam negeri dulu saja :(
apalagi ini lebaran, jangan2 banyak parcel berisi makanan diatas /wah
 
JUMLAH bayi China yang sakit akibat susu yang terkontaminasi senyawa melamin melonjak menjadi 53.000 anak. Produk turunan susu dari China ini, antara lain permen manis yang disukai anak-anak, beredar luas di Indonesia.

Warta Kota yang mendatangi sejumlah pasar swalayan dan toko di kawasan Kota, Jakarta Barat, menemukan beragam permen yang diduga mengandung melamin dijual di tempat-tempat tersebut. ”Dulu memang sempat dipermasalahkan oleh dinas kesehatan karena adanya bahan melamin. Tetapi hanya sebentar saja karena itu hanya isu yang dibuat-buat,” ujar seorang pemilik toko di kawasan Kota.

Dia juga mengakui bahwa makanan dan permen tersebut bisa tahan berbulan-bulan apabila ditaruh di toples yang tertutup rapat dan tidak langsung terkena sinar matahari.

Di Singapura, Brunei, dan Malaysia makanan jenis itu sudah dilarang. Bahkan, Pemerintah Singapura saat ini tengah menarik 22 produk berbahan susu yang terkontaminasi senyawa melamin. Melamin adalah bahan sejenis plastik yang bila masuk ke tubuh manusia bisa menyebabkan gagal ginjal.

Penelusuran Warta Kota, di Jakarta telah lama beredar beberapa merek permen yang diduga kuat mengandung melamin yakni White Rabbit Creamy, Candy, Kimboy, Classic Candy, dan Blackcurrant.

Permen produk turunan susu dari China yang diduga terkontaminasi senyawa melamin.Warta Kota/henry lopulalan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), beberapa waktu lalu, mengumumkan bahwa permen-permen tersebut mengandung formalin. Jika makanan yang mengandung melamin dan formalin dikonsumsi terus-menerus, dapat menimbulkan penyakit yang membahayakan, bahkan mematikan.

Seorang karyawan sebuah toko makanan di Pancoran, Jakarta Barat, mengatakan bahwa barang impor itu sudah beredar luas di Indonesia. Permen tersebut dijual tidak hanya di pasar swalayan atau toko-toko besar tetapi juga sudah masuk ke warung-warung kecil.

Penambahan melamin pada produk susu sangat berbahaya bagi kesehatan bayi dan anak-anak. Seperti diberitakan Kompas.com, Hindra Satari, dokter spesialis anak dari Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, bayi maupun anak-anak yang mengonsumsi susu yang tercemar melamin dapat mengalami gangguan metabolisme.

”Organ tubuh yang paling cepat mengalami gangguan metabolisme adalah ginjal yang berfungsi membuang racun. Jika konsentrasi racun, dalam hal ini melamin, terlalu tinggi, hal itu akan mengganggu fungsi ginjal. Akibatnya, ginjal pada bayi dan anak-anak gagal berfungsi dan sulit diobati,” kata Hindra.

Dokter spesialis penyakit dalam dari FKUI-RSCM Ari Fahrial Syam menyatakan, penggunaan melamin pada susu bisa menimbulkan serangan akut pada saluran pencernaan, di antaranya muntah dan mencret. ”Efek pertama yang timbul adalah gangguan pencernaan,” ujarnya. Gangguan berikutnya yang muncul adalah gangguan pada fungsi otak, hati, ginjal, mata, dan telinga, dan yang paling berbahaya adalah bisa bisa menyebabkan kematian.

Hindra dan Ari menegaskan, BPOM harus memperketat pengawasan atas produksi dan pemasaran produk pangan secara berkala. BPOM bertanggung jawab terhadap keamanan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi berpendapat serupa. Menurutnya, BPOM harus segera mengadakan uji petik terhadap produk pangan berbahan dasar susu terutama produk asal China. ”Sebagai lembaga yang kompeten, BPOM harus melakukan upaya preventif, cek ke lapangan apakah produk impor dari China yang beredar juga terkontaminasi melamin,” ujarnya saat dihubungi semalam.

Tulus menambahkan, jika memang ditemukan produk yang terkontaminasi melamin, BPOM harus menarik produk tersebut dari pasaran. ”Kalau memang ada, importirnya harus diusut. Polisi juga harus turun tangan dan menangkapnya, karena ini adalah tindakan pidana,” tegasnya.

Korban melamin

Di China, empat bayi tewas dan puluhan ribu bayi jatuh sakit karena mengonsumsi susu yang tercemar senyawa melamin. Tragedi ini sempat ditutup-tutupi selama sebulan karena saat itu China tengah menyelenggarakan Olimpiade Beijing. ”Anak-anak dengan gagal ginjal akut telah mencapai 158,” kata Menteri Kesehatan Chen Zhu dalam sebuah konferensi pers di Beijing baru-baru ini.

Skandal susu ini membuat Pemerintah China menarik produk turunan susu yang sudah siap diekspor, dipecatnya para pejabat terkait, dan ditahannya seorang pemimpin perusahaan susu, serta membuat para petani susu membuang susu karena minimnya permintaan akan susu dan ditutupnya sejumlah pabrik pengolahan susu.

Sebuah penyidikan yang dilakukan Pemerintah China memperlihatkan, seperlima dari 109 produsen makanan memproduksi susu yang tercemar melamin. Seorang pejabat di China mengatakan bahwa para pejabat telah menunda laporan keracunan itu selama bulan Agustus. Laporan tersebut dikhawatirkan mengganggu Olimpiade Beijing bila dipublikasikan pada saat itu juga.

Ribuan orangtua di China berdatangan ke rumah sakit untuk memeriksakan bayi mereka. Polisi di Provinsi Hebei menangkap enam penjual senyawa melamin dan 12 pemasok susu yang dituduh telah menambahkan senyawa kimia itu pada susu yang mereka jual ke pabrik susu bubuk.

Pemerintah China telah mencoba menenangkan warga akan ekspor susu bubuk tercemar ke lima negara berkembang. Dikatakan, sejauh ini tidak ada masalah yang dilaporkan. Pemerintah bekerja keras untuk mengatasi masalah itu. Lima negara, Yaman, Banglades, Myanmar, Gabon, dan Burundi, telah mengimpor susu bubuk dari dua perusahaan China yang produknya tercemar. (Kompas.com/sab/m1)
 
Waduh kemarin kulo abis makan Oreo nih!! pake diputar dijilat dan dicelupin segala!!!
 
wah di singapore udah dari 3 hari yang lalu kali ye , di buang semua :(( :(( :((
 
Walllah Jaman sekarang bkn indonesia doang yg rusak yg lain ketularan XD
 
Halah,makin ksini makin ga beres ja makanan yg beredar ya,bnr2 dah...Hrs selektif bgt,apalagi klo dah jd ortu nanti.
Thanks infonya bro. :D
 
Ada Susu Cina Diedarkan dengan Sistem MLM

Indonesia memastikan bakal menghentikan produk impor susu asal Cina, terkait beredarnya susu asal Negeri Tirai Bambu yang mengandung melamin. Ditenggarai, peredaran produk susu yang berbahaya karena mengandung melamin di antaranya diedarkan secara multi level marketing (MLM).

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiah Thamrin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/9) kemarin menuturkan, langkah untuk menghentikan impor susu asal Cina untuk mengantisipasi jatuhnya korban akibat mengkonsumsi susu yang terkontaminasi bahan kimia berbahaya itu. 'Setelah pengalaman ada susu Cina yang tercemar melamin, sekarang kita hentikan impor. Seandainya bisa mengimpor lagi, akan kami periksa secara teliti,' jelasnya.

Menurut Husniah, jika ditemukan positif mengandung melamin akan dimusnahkan dan diberi sanksi, baik produsennya maupun distributornya. Sementara itu, Senin pekan depan (29/9) BPOM menjadwalkan mengumumkan 19 produk susu asal Cina yang terkontaminasi bahan kimia melamin. 'Hasilnya, sore ini (Jumat-red) akan keluar. Karena masih ada beberapa lagi yang belum diselesaikan, baru Senin akan diumumkan,' tambahnya.

Sementara untuk 13 produk Cina yang diproduksi AVA Singapura, dipastikan mengandung melamin dan beredar di daerah perbatasan negara lain. 'Adapun 13 produk ini dikhususkan di daerah pesisir, maka kemungkinan masuk secara ilegal,' ungkapnya

Sedangkan untuk 19 produk susu Cina yang terdaftar di BPOM yang sudah dihentikan izin impornya sejak 18 September 2008. Terdapat satu produk merek Ghuozhen yakni sejenis susu bubuk full cream yang berasal dari Cina berkode izin edar Nomor ML 805309001478 yang distribusikan melalui MLM.

'Produk dari Cina akan kita periksa melaminnya. Ghuozhen katanya diedarkan dari MLM, kita sulit memeriksanya selama ini, karena kita sulit mendapatkannya makanya susah sekali kita temukan. Mencari produknya susah,' jelas Husniah.

Husniah menuturkan, produk Ghouzhen tidak memiliki izin impor, ditambah lagi peredarannya melalui mekanisme MLM, sehingga BPOM sulit untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan. 'Semua produk yang diimpor, harus ada izin impor, kenapa tidak ada izin impor? Kemarin, satu supermarket tidak ada izin impornya, kita temukan,' paparnya.

Perihal pencabutan izin, dikatakan, secara wilayah legal formal ada di Bea dan Cukai, BPOM tidak memiliki wewenang tersebut. 'Kita tidak punya hak untuk mencabut,' jelasnya.

Selain itu, dia mencontohkan kesulitan BPOM terjadi karena ada beberapa produk yang sudah tidak melakukan impor, namun izin edar dan impornya masih berlaku. Dan, pihak perusahaan pengimpor tidak memberitahukan kepada BPOM.

Dia mencontohkan, produk susu Nestle Nesvita Materna sudah sejak tahun 2003 sudah tidak diimpor dari Cina, namun izin edarnya masih dipegang oleh BPOM. 'Seharusnya mereka kasih tahu ke badan POM, kalau sudah tidak impor, seharusnya dikembalikan izin impornya,' ucapnya.

Menurutnya, saat ini para pengusaha meminta kepada BPOM untuk meminta waktu memperpanjang batas izin impor hingga akhir 2008, terkait diberlakukannya NSW. Sehingga, secara otomatis per 1 Januari 2009 semua mekanisme izin impor akan menerapkan NSW, maka yang sudah tidak berlaku akan ditolak secara otomatis. (kmb1) / BP
 
Sama Jadi Takut Makan²an
Dolo Ada Formalin....
Gx Lama Ada Melamin...
Aduh Serem....
 
susu

susu ibu lagi cemar.....bapa yang cemar...:D
 
Tadi pagi gw liat di berita klo yang mengandung melamin tuh yang diimpor dari China... Klo yang sudah diproduksi oleh indonesia sendiri katanya tidak memakai susu dari China.. Jadi aman untuk di konsumsi~
Yang aman tuh yang di bungkusnya tertera kode MD dan ML, Klo tidak ada kode tersebut harus kita liat dulu. Apalagi kalau made in China :P
 
makanya minum susu langsung dari betinanya

wakakawkawkk

17++ onlehhhhh
 
kenapa yah, udah tahu susu dari china mengandung melamine, kok masih di impor ke indonesia...
 
Di Cina,pemerintahnya bertindak cepat mengambil tindakan dan mengumumkan nama-nama merek susu yang tercemar sedangkan di Indonesia,pemerintah tidak berani mengumumkan merek susu yang terkontaminasi bakteri walaupun sudah dimenangkan oleh pengugat di pengadilan,jadi kita bisa membandingkan dengan pemerintah Cina dengan pemerintah Indonesia(heran pemerintah Indonesia kok jadi pengecut, terutama menteri kesehatan ... :D :D :D ).

Di Cina ==> melamin,produk tiruan,dsbnya...
Di Indonesia ===> formalin,makanan bekas-bekas diolah lagi,daging busuk...

Kerja BPOM makan gaji buta,susu tercemar melamin kok bisa terdaftar dan pengecut,kok jadi pengecut,giliran susu dalam negeri tercemar bakteri kok tidak berani umumkan. :P:P:P
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.