• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Susanne Diperas Gigolo Rp 80 M

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
145956p.jpg


Senin, 3 November 2008 | 14:36 WIB

MUNICH, SENIN — Wanita terkaya Jerman, Susanne Klatten, diperas jutaan dollar AS oleh seorang pria yang mengancam akan menyebarkan foto-foto pertemuan rahasia mereka.

Ibu tiga anak berusia 43 tahun itu menjadi sasaran pemerasan kekasihnya, seorang gigolo Swiss yang diidentifikasi sebagai Helg Sgarbi, demikian menurut berbagai laporan yang muncul di pers Jerman, Minggu (2/11).

Pasangan itu memulai hubungan rahasia mereka pada 2006, dengan mengadakan pertemuan di hotel-hotel mewah di Monte Carlo, Muenchen, dan kota-kota lainnya, kata laporan-laporan itu. Setahun kemudian Sgarbi mulai menuntut uang.

Klatten, pewaris kekayaan senilai 7,8 miliar euro, pada awalnya membayar Sgarbi 7,5 juta euro (sekitar Rp 80 miliar). Dalihnya, uang itu untuk membayar perlindungan mafia.

Ketika Sgarbi menuntut jumlah uang yang lebih besar dan mengancam akan menyebarkan video pertemuan mereka, Klatten kemudian melaporkan kepada kejaksaan Muenchen pada Januari, dengan menyatakan dirinya menjadi korban penipuan dan pemerasan.

"Nyonya Klatten mengambil keputusan tersebut karena dia tahu hubungannya dengan Tuan S berlatar belakang kejahatan semata. Dari sejak awal tujuannya adalah berkhianat dan memeras dirinya," kata juru bicara Klatten dikutip media.

Menurut laporan media, rekaman pertemuan mesra mereka tampaknya diambil oleh kaki tangan Sgarbi, Ernano Barretta, seorang penduduk Italia. Kedua pria ditahan pada musim panas lalu setelah operasi gabungan polisi Jerman-Italia berhasil menyadap hubungan telepon ke rumah Barretta dekat Perscara, kawasan Italia di Pantai Adriatik. Kejaksaan di Munich membenarkan bahwa penyelidikan atas kasus tersebut sedang berjalan, tetapi menolak memberikan rincian.

Selain memiliki 50 persen saham perusahaan kimia Altana, Klatten adalah pemegang saham utama pabrik pembuat mobil mewah BMW. Kekayaannya berasal dari mendiang ayahnya, Herbert Quandt, yang bekerja sama dengan Hitler selama Perang Dunia II. Untungnya, hingga sejauh ini belum ada foto atau video yang sempat disiarkan kedua penjahat.
 
Cari senang, malah tenggelam...................

Apa tidak bisa cari kesenangan dari jalan lain kekkkkkkkkkk

Misal dengan keluarga, amal, ibadah dll
 
walah enak banget tuh... uda dapet enak + dapet uang hahaha
 
Wei beritanya kan udah ada, artinya udah kesebar dong...
ngapain bayar lagi???
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.