• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Susah Tidur Memperburuk Hipertensi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
cLjpx.jpg

Tak ada yang suka mengalami insomnia, tetapi bagi mereka yang menderita hipertensi kondisi sulit tidur akan memperburuk tekanan darah tinggi.

Penelitian terhadap 230 pasien hipertensi berusia rata-rata 58 tahun, para peneliti dari Universitas Pisa di Italy, menemukan bahwa pasien wanita memiliki kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan pria. Kebanyakan partisipan tidur enam jam atau kurang setiap malam.

"Ada sejumlah penelitian yang menunjukkan kaitan antara risiko hipertensi dan insomnia serta durasi tidur yang singkat. Tetapi belum ada riset yang melihat dampak insomnia terhadap keparahan hipertensi," kata Rosa Maria Burno, peneliti.

Bruno menyimpulkan, insomnia pada pasien hipertensi wanita bukan hanya berpengaruh pada kualitas hidup tapi juga meningkatkan tekanan darahnya sehingga risiko terjadinya penyakit kardiovaskular lebih besar.

Saat ini sekitar 75 juta orang Amerika didiagnosa menderita hipertensi, dan 50 juta orang mengonsumsi obat antihipertensi. Namun obat-obatan tak selalu bisa mengontrol tekanan darah.

Hipertensi dianggap resistan jika pasien sudah mengonsumsi dua atau tiga jenis obat namun bacaan tekanan darahnya masih diatas 140/90 mmHg.

Menurut Bruno, meski studi yang dilakukannya tidak menganalisa mengapa sulit tidur memperburuk hipertensi, tetapi gangguan tidur dan kardiovaskular sangat terkait.

Sulit tidur juga terkait dengan obesitas dan diabetes, yang berpengaruh pada kerja obat penurun tekanan darah.

Secara umum, hasil studi ini menekankan pentingnya gaya hidup yang sehat untuk menjaga tekanan darah, antara lain dengan memiliki pola tidur yang sehat dan rajin berolahraga.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.