• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Survei: Warga DKI Mau Pemimpin Berpengalaman

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. napster
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

napster

IndoForum Newbie A
No. Urut
153823
Sejak
10 Okt 2011
Pesan
394
Nilai reaksi
7
Poin
18
119190_masker-polusi-udara_300_225.jpg
Ini karena Jakarta memiliki permasalahan yang sangat kompleks.

Sebanyak 20,31 Persen masayarakat DKI Jakarta menginginkan calon Gubernur DKI Jakarta adalah orang yang berpengalaman. Ini karena Jakarta memiliki permasalahan yang sangat kompleks.

Sementara masyarakat yang memilih pemimpin merakyat ada 15,67 persen, kemudian untuk pemimpin jujur dan bersih ada 12,27 persen, berwibawa dan bijaksana 11,08 persen, pandai dan berwawasan luas 6,79 persen, dapat merangkul semua kalangan 5,74 persen.

"Lainnya 15,54 persen, kemudian tidak tahu dan tidak menjawab 12,6 persen," ujar pengamat politik Charta politika, Arya Fernandes kepada VIVAnews.com, Kamis 13 Oktober 2011.

Menurut Arya, bagi masyarakat Jakarta, sosok yang berpengalaman menempatkan urutan tertinggi sebanyak 20 persen lebih dikarenakan kompleksitas permasalahan Jakarta. Seperti masalah transportasi, birokrasi, dan lapangan pekerjaan.

Arya menambahkan, publik tidak lagi melihat dari mana partainya, namun apa yang akan ditawarkan oleh calonnya.

"Publik tidak lagi terpengaruh dari partai apa dia, yang terpenting adalah rekam jejak apa yang ditawarkan oleh si calon, itu yang jadi motivasi memilih," ujar Arya.

Arya melanjutkan, trend untuk pemilihan kedepan masyarakat juga tidak akan lagi akan lagi ada calon dari kalangan militer ataupun sipil. "Dikotomi sipil militer tidak terlalu pengaruh saat ini, yg penting adalah track Record," ujar Arya.

Lebih lanjut Arya menjelaskan, Karakter personal seorang calon saat ini sangat berpengaruh, karena itu menurutnya dari sekarang para bakal calon yang ingin maju sebagai DKI-1 harus lah mulai menunjukkan dirinya.

Menurut Arya para calon- calon yang ada saat ini beberapa masih belum bisa menandingi tingkat populerilitas Gubernur DKI Jakarta saat ini Fauzi Bowo."Hingga kini, belum ada kandidat alternatif yg punya tingkat elektabilitas yang tinggi diatas foke," ujar Arya.

Sebenarnya saat ini publik, khususnya di kalangan kelas menengah menunggu sosok alternatif yang bisa merubah jakarta menjadi lebih baik."Calon alternatif, dan publik harap bisa memperbaiki Jakarta, ini tantangan Foke," ujar Arya. (umi)
• VIVAnews
 
ayo pindahkan ibukota NKRI ini ke Kalimantan saja. Jakarta udah banyak macetnya
 
berpengalaman dan bisa turut prihatin atas penderitaan rakyat kecil
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.