• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Survei INES: Elektabilitas Nasdem dekati Demokrat

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
P8VEl.jpg

Elektabilitas Partai Demokrat dinyatakan kembali menurun. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survey (INES).

Menurut Direktur data INES, Sudrajat Sacaawitra, tingkat ketidakterpilihan partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini turun drastis, dan hanya menempati posisi 8,4 persen.

"Sebab ini terjadi karena banyak kader partai Demokrat yang terlibat skandal mega korupsi," kata Sudrajat, di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (19/11).

Dia menambahkan, saat ini Partai Golkar lah yang elektabilitasnya mulai membaik. Kemudian diikuti PDIP dan Gerindra yang jadi kuda hitam.

"Partai Golkar mempunyai elektabilitas tertinggi dengan memperoleh 22,1 persen. Sedangkan PDIP konsisten diurutan teratas dengan 17,4 persen dan Gerindra 14,3 persen," jelasnya.

Sedangkan tingkat elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) 9,7 persen. Yang menarik, kata Sudrajat, partai baru seperti Nasional Demokrat (NasDem) ternyata sudah mendapatkan tempat di hati pemilih.

"Partai baru seperti Partai Nasional Demokrat (Nasdem) cukup diminati oleh pemilih dengan perolehan 5,2 persen," katanya.

Survei ini dilakukan pada 6.000 koresponden dengan jumlah yang dapat dianalisis sebanyak 5.996. Margin of error mencapai 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 98 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa/kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 30 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih. Quality control secara random sebesar 60 persen responden lewat telpon. Waktu wawancara lapangan dan pengisian kuesioner pada 5 sampai 21 Oktober 2012.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.