• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sulit Punya Anak Memakai Donor Sperma

Artama_kwok

IndoForum Senior A
No. Urut
3197
Sejak
13 Jul 2006
Pesan
7.693
Nilai reaksi
252
Poin
83
Ada sepasang suami istri yang mengalami kesulitan untuk membuat anak dan memutuskan untuk menggunakan seorang surrogate father(pendonor sperma) untuk memulai keluarganya.

Di hari ketika si pendonor sperma seharusnya datang, si suami pergi dan berkata "Mestinya dia dateng sebentar lagi, jadi tunggu aja yah. aku pergi dulu deh..."

1/2 jam kemudian, ada seorang fotographer bayi datang untuk menawarkan jasanya.

"Selamat pagi bu ! Saya datang untuk..."
"Oh, ngga usah menjelaskan lagi. Saya sudah menunggu anda" potong si istri.
"Benarkah ? Kalau begitu bagus lah. Speciality saya adalah bayi."
"Itu lah yang dibutuhkan saya dan suami saya. Silahkan masuk "

Setelah beberapa saat, si Istri bertanya dengan malu, "kita mulai dari mana?"

"Serahkan pada saya. Saya biasanya mengawalinya 2 kali di bathtub, 1 kali di sofa dan beberapa kali di kasur. Kadang-kadang di ruang keluarga juga bisa asik. Anda bisa benar-benar leluasa!"

"Bathtub, sofa ? Pantas saja saya dan suami saya selalu gagal"

"Ya,bu, tidak ada yang bisa selalu menjamin kesempurnaan. Tapi, kalau kita mencoba banyak posisi yang berbeda-beda dan saya menembak dari 6 atau 7 sudut yang berbeda, saya yakin anda akan senang."

"HAH ! banyak sekali..."
"di pekerjaan saya ini, seorang lelaki harus menggunakan waktunya semaksimal mungkin. Saya juga ingin bila bisa melakukannya dalam 5 menit, tapi anda akan kecewa..."
"Baiklah" kata si istri.

Si photographer mengeluarkan folder berisi foto-foto bayi.
"Yang ini dilakukan di atas bus di London"
"APA !?"teriak si istri dengan kaget.
"Yang kembar di situ bisa dianggap sangat bagus, mengingat ibunya yang sangat sulit."
"Sulit ?"tanya si istri.
"Yup, akhirnya harus saya bawa ke taman untuk memuaskanya. bayak orang yang melihat dan menonton."
"ada yang melihat dan menonton ?" tanyak si istri dengan sangat kaget. "Yup, dan untuk lebih dari 3 jam juga. Ibu itu selalu berteriak-teriak. Sangat sulit bagi saya untuk konsentrasi. Lalu hari sudah hampir gelap maka saya terpaksa percepat kerjaan saya. Akhirnya, ketika tupai mulai mengigit alat saya, saya langsung menyimpan kembali alat saya"

"Tupai mengigiti 'alat' anda ?"
"Yup, dan bila anda sudah siap, saya akan memasang tripod saya"

"Tripod ???"
"Iya, saya harus menggunakan tripod untuk mengangkat Canon saya. Karena Canon saya terlalu besar untuk saya angkat terlalu lama. Nona ? Nona ?... Oh tidak ! Dia Pingsan!"
 
layanin Pijat Plus-Plus

Tersebutlah seorang pemuda yang ganteng dan gagah. Setelah melalui perjalanan jauh, akhirnya pemuda itu tiba di suatu hotel. Karena lelah, dia meminta layanin pijat.

Resepsionis: "Mas mau layanin pijat biasa atau yang plus-plus?"

Pemuda: "Yang plus saja deh, badan saya cape sekali."

Resepsionis: "Ya udah, mas tunggu saja di kamar mas, no 666."

Pemuda itu pun segera santai dan tiduran di kamar 666. Tak lama kemudian pintu pun diketuk, dan masuklah si tukang pijit yang cakep, sexy & bahenol.

Pemuda: "Mbak, saya dibuka baju dulu yach, trus dipijit pelan-pelan. Cape bener neh..."

Tukang Pijit: "OK mas, sekarang rebahan dulu saja saya mau bersiap-siap... "(sambil membuka bajunya)

Pemuda: OK!

Tak lama kemudian, si tukang pijit mulai duduk diatas punggung sang pemuda dan melenggak lenggokkan badannya sambil menunggu pemuda itu ON.

Setelah 10 menitan, si pemuda tak kunjung on, maka Tukang Pijit itu ber striptease diatas ranjang. Tapi si pemuda tetep aja santai...

Pada menit ke 20, si Tukang Pijit sudah cape menari dan mulai memegang2 anunya si pemuda, yang tetep loyo juga.

Pada menit ke 30, si Tukang Pijit udah menyerah dan kecapaian. Tiba-tiba pemuda itu berkata, "Nggak usah repot2 mbak, terima kasih. Saya ini homo.. saya cuma minta dipijit aja kok."

Tukang Pijit: "Pantesan loyo terus..."
 
wew eswete... yg pertama kocak =))

yg kedua itu ... TS yah ?! =)) wkwkwkw
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.