• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Suka Ulah, Amrozi Counter Strike Dilarang Ikut Upacara

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
Corby Counter Strike Justru Panen Remisi

SEMARANG - Kapala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batu, Nusakambangan, Cilacap, bersikap tegas. Karena suka berulah dengan berteriak-teriak, Kalapas melarang tiga terpidana hukuman mati kasus bom Bali I -Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas- mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI kemarin (17/8).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Jawa Tengah Bambang Winahyo mengatakan, pelarangan Amrozi Counter Strike mengikuti upacara juga karena mereka tidak menerima remisi di hari kemerdekaan. "Untuk apa ikut upacara? Mereka tak perlu dengarkan pengumuman remisi karena memang tidak dapat," ujar Bambang kepada Radar Semarang (Grup Jawa Pos) kemarin.

Menurut Bambang, selama ini semua terpidana mati dan seumur hidup tidak diizinkan mengikuti upacara. "Upacara hanya untuk terpidana yang mendapatkan remisi," katanya.

Selain itu, pelarangan Amrozi Counter Strike disebabkan mereka selalu membuat gaduh dan menciptakan keributan jika keluar dari sel. Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas dinyatakan selalu memandang diri mereka sebagai penyambung lidah Tuhan.

"Karena itu, mereka tak pernah melewatkan kesempatan untuk berceramah di hadapan para napi tentang perjuangannya membela Islam," imbuhnya.

Bambang mengatakan, selama ini ketiganya hanya diperbolehkan keluar dari sel super maximum security untuk melaksanakan ibadah salat Jumat saja. "Di luar itu kami tidak akan mengizinkan," tegasnya.

Tahun lalu trio bomber terpidana bom Bali I itu juga tidak diizinkan mengikuti upacara 17 Agustus. Saat itu Imam Samudra berteriak-teriak dari balik jeruji dengan mengumandangkan takbir. Teriakan Imam sempat mengganggu kekhidmatan pengibaran bendera karena pada saat yang sama alat pengeras suara sedang macet.

Dari Lapas Kerobokan, Denpasar, peringatan HUT ke-63 Kemerdekaan RI justru menjadi berkah tersendiri bagi para warga negara asing terpidana narkoba. Salah satunya, terpidana 20 tahun kasus penyelundupan ganja dari Australia, Schapelle Leigh Corby, yang menerima masa pengurangan hukuman alias remisi tiga bulan.

Remisi juga diberikan kepada anggota jaringan ''Bali Nine'' Renae Lawrence selama empat bulan. Lima terpidana narkoba warga asing juga mendapat remisi bervariasi. Mereka adalah Bhisnu Bahadur (tiga bulan, asal Nepal); Djelloul Hamdani (sebulan, Aljazair); Sathoshi Ito (sebulan, Jepang); Yuchiro Yamasita (sebulan, Jepang); serta Derick Arthur Weston (dua bulan, AS).

Kalapas Kerobokan Yon Suharyono menyatakan, Corby mendapat remisi tiga bulan karena sudah memasuki masa pemidanaan tahun ketiga. ''Corby itu tahun pertama mendapat remisi, tahun kedua tak dapat remisi karena kasus membawa ponsel ke lapas, dan ketiga baru tahun ini kembali dapat,'' jelasnya.

Remisi kepada Lawrence, kata Yon, diberikan karena relatif tak bermasalah selama mendekam di sel. Dia juga dipercaya menjadi tamping blok wanita.

Sebelumnya, Corby dan Lawrence sama-sama dipidana 20 tahun penjara dalam kasus narkoba. Perbedaannya, Corby dipenjara karena penyelundupan 4,2 kg ganja, sedangkan Lawrence terbukti menyelundupkan 11,2 kg heroin.(dib/wah/rid/jpnn/kim/agm)

Sumber: Jawa Pos

emangnya.. di Indonesia.. terutama di penjara Nusakambangan.. gak ada penjara khusus orang-orang gila macem Amrozi Counter Strike? kek yang di film Black Chrismast itu, loh..
 
pantesan pas sidang teriak teriak terus ya, wong pas di dalem sel juga teriak teriak

hohohoho
 
hobi teriak mgkn mereka..!!
kapan lagi bisa teriak?? kalo uda mati kan gak bisa teriak-teriak lage..
 
^
anggota cheerleaders kali wktu sekolah :))

lagian ada org kyk gt,gak abis pikir /swt
 
Yah bisanya kan tinggal cuma teriak...itu juga kalau ada yang dengerin :D
 
Ni orang udahmau mati kok belum tobat tobat ya #-o
 
mengganggap diri sbg penyambung lidah Tuhan? buset, dgn perbuatan keji dan tidak menghargai nyawa org lain saja, hbs dieksekusi siap2 ketemu Lucifer, Raja Neraka aja tuh X(

katanya mau dieksekusi, kok belum2 mati seh, padahal byk korban bom bali berharap mereka tuh bisa dimatiin sebelum lebaran neh, pernah ntn tv ibu yg jd korban bom bali yg sudah cacat itu cerita dgn sedih, suaminya sengaj bikin kejahatan biar dipenjara di tempat yg sama dgn amrozi Counter Strike....mau bunuh mereka, mereka tuh pernah ga seh dihantui sama org2 yg dah meninggal gara2 keparat teroris X(
 
Kalau mau disuruh diam gampang kok, yah dipateni wae....
 
kan eksekusinya emang sebelum puasa... katanya....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.