yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Seorang warga Desa Tunge, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia saat antre bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di daerah itu.
Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kediri AKP Budi Nurtjahjo, mengatakan korban yang bernama Sujidin itu mengaku pusing saat mengisi bahan bakar di SPBU Carikan, Kecamatan Wates.
"Korban saat itu antre mengisi bahan bakar, dan setelah mengisi, korban mengaku pusing dan selanjutnya oleh petugas SPBU disuruh istirahat dulu," ucapnya, Sabtu (30/8/2014).
Korban, lanjut dia, langsung dibawa ke puskesmas setempat, namun dalam perjalanan ke puskesmas ternyata korban diketahui sudah meninggal dunia.
Pihaknya mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab korban meninggal dunia, sebab masih dimintakan hasil "visum et repertum" dari tim medis. Namun, dari hasil pemeriksaan tubuh, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
Di sejumlah SPBU wilayah Kediri baik di kota ataupun di kabupaten, sampai saat ini bahan bakar minyak bersubsidi masih belum lancar. Tidak semua SPBU ada stok. Bahkan jika ada, jumlahnya terbatas, sehingga tidak sebanding dengan permintaan.
Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kediri AKP Budi Nurtjahjo, mengatakan korban yang bernama Sujidin itu mengaku pusing saat mengisi bahan bakar di SPBU Carikan, Kecamatan Wates.
"Korban saat itu antre mengisi bahan bakar, dan setelah mengisi, korban mengaku pusing dan selanjutnya oleh petugas SPBU disuruh istirahat dulu," ucapnya, Sabtu (30/8/2014).
Korban, lanjut dia, langsung dibawa ke puskesmas setempat, namun dalam perjalanan ke puskesmas ternyata korban diketahui sudah meninggal dunia.
Pihaknya mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab korban meninggal dunia, sebab masih dimintakan hasil "visum et repertum" dari tim medis. Namun, dari hasil pemeriksaan tubuh, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
Di sejumlah SPBU wilayah Kediri baik di kota ataupun di kabupaten, sampai saat ini bahan bakar minyak bersubsidi masih belum lancar. Tidak semua SPBU ada stok. Bahkan jika ada, jumlahnya terbatas, sehingga tidak sebanding dengan permintaan.