• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Sudirman-Thamrin Banjir, Jokowi Ancam Copot Kepala Dinas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
oMBAN.jpg


Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, memberi peringatan keras kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum. Jokowi mengancam, bila genangan air yang melumpuhkan kawasan MH.Thamrin hingga Jalan Sudirman kembali terjadi, maka jabatan kedua kepala dinas itu akan dicopot.

"Genangan di HI beberapa hari lalu mestinya dari dinas yang ada sudah gerak. PU urus genangannya, Dishub mestinya sudah gerak. Saya tunggu tidak ada respons. Saya ingatkan, kalau masih kejadiannya lagi, taruhannya jabatan. Awas saja, hati-hati Kadis PU," ujar Jokowi di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat 28 Desember 2012.

Menurutnya setelah hujan lebat pada Sabtu 22 Desember 2012 yang mengakibatkan genangan di kawasan Thamrin-Sudirman, persepsi masyarakat terhadap pemerintah negatif.
"Dianggapnya ada masalah diam, ada masalah tidak lakukan apa-apa," katanya. "Coba buka Twitter, Facebook, isinya caci-maki semua. Percuma kerja bertahun-tahun kalau gara-gara satu dua masalah jadi jelek semua," ucap dia.

Ia meminta para pejabat di Wali Kota Jakarta Selatan selalu turun langsung ke masyarakat, tidak hanya berada di ruang kerja. "Jangan sampai ke duluan sama saya. Seperti di Petogogan, kalau di sana banjir, saya duluan yang datang, tidak ada lurahnya, awas saja," kata Jokowi.

Dengan sering turun kelapangan, menurutnya para pemimpin dari tingkat lurah sampai wali kota akan tahu segala permasalahan.

"Jadi nanti akan nyambung antara atas dan bawah harus horizontal dan inklusif. Datang ke kampung tengok masalah, sudah tidak zamannya lagi gaya-gaya ekslusif," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.