yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Suara ledakan keras mengagetkan warga yang tengah berkerumun di dekat rumah Midi (43) di Kampung Griyan, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/9/2012). Suara terdengar pada pukul 13.15.
Ini suara ledakan keempat sejak pukul 11.00 yang terdengar dari rumah Midi. Suara terdengar hingga radius kurang lebih 500 meter dan merupakan ledakan terkeras yang terdengar.
Petugas kepolisian dikabarkan tengah menjinakkan bom siap ledak yang ditemukan di rumah itu. Rumah Midi tidak jauh dari rumah Bardi yang ditangkap Shubuh tadi. Keduanya ditangkap terpisah. Midi ditangkap pukul 08.00 di rumahnya yang hanya dihuni ibu dan budhenya yang sudah lanjut usia.
Polisi memasang garis polisi di akses masuk di dekat gang menuju rumah Midi. Pascaledakan, lokasi semakin ramai didatangi warga. Belum ada keterangan resmi dari polisi.
Gegana Polri meledakkan sejumlah barang bukti bom yang ditemukan di kediaman terduga teroris Midi di Griyan, Pajang, Laweyan. Suara ledakan bom tersebut terdengar cukup keras.
Di lokasi tersebut terdapat dua mobil khusus milik Gegana. Satu mobil digunakan untuk membawa bom yang kondisinya masih aman, mobil lainnya siaga di dekat rumah milik terduga teroris tersebut.
Bom yang kondisinya sudah membahayakan diledakkan di sekitar lokasi tersebut. Bahkan, sebelum diledakkan, salah satu petugas Gegana dengan pakaian lengkapnya yang mirip robot mengecek dan memasang kabel-kabel sebelum diledakkan.
Bahkan, pihak kepolisian melalui pengeras suara mengumumkan kepada warga jika bom akan diledakkan oleh tim Gegana. Diharapkan warga tidak takut atau khawatir karena bom tersebut diledakkan oleh petugas Gegana.
Setelah semua warga diyakinkan oleh petugas polisi, dalam hitungan lima mundur, ledakan bom pun terdengar keras.
Selang tiga puluh menit kemudian, petugas polisi kembali menginformasikan jika Gegana akan meledakkan satu bom lagi. Semua warga pun kembali diminta tenang. Dalam hitungan lima mundur, suara ledakan pun kembali terdengar.
Ini suara ledakan keempat sejak pukul 11.00 yang terdengar dari rumah Midi. Suara terdengar hingga radius kurang lebih 500 meter dan merupakan ledakan terkeras yang terdengar.
Petugas kepolisian dikabarkan tengah menjinakkan bom siap ledak yang ditemukan di rumah itu. Rumah Midi tidak jauh dari rumah Bardi yang ditangkap Shubuh tadi. Keduanya ditangkap terpisah. Midi ditangkap pukul 08.00 di rumahnya yang hanya dihuni ibu dan budhenya yang sudah lanjut usia.
Polisi memasang garis polisi di akses masuk di dekat gang menuju rumah Midi. Pascaledakan, lokasi semakin ramai didatangi warga. Belum ada keterangan resmi dari polisi.
Gegana Polri meledakkan sejumlah barang bukti bom yang ditemukan di kediaman terduga teroris Midi di Griyan, Pajang, Laweyan. Suara ledakan bom tersebut terdengar cukup keras.
Di lokasi tersebut terdapat dua mobil khusus milik Gegana. Satu mobil digunakan untuk membawa bom yang kondisinya masih aman, mobil lainnya siaga di dekat rumah milik terduga teroris tersebut.
Bom yang kondisinya sudah membahayakan diledakkan di sekitar lokasi tersebut. Bahkan, sebelum diledakkan, salah satu petugas Gegana dengan pakaian lengkapnya yang mirip robot mengecek dan memasang kabel-kabel sebelum diledakkan.
Bahkan, pihak kepolisian melalui pengeras suara mengumumkan kepada warga jika bom akan diledakkan oleh tim Gegana. Diharapkan warga tidak takut atau khawatir karena bom tersebut diledakkan oleh petugas Gegana.
Setelah semua warga diyakinkan oleh petugas polisi, dalam hitungan lima mundur, ledakan bom pun terdengar keras.
Selang tiga puluh menit kemudian, petugas polisi kembali menginformasikan jika Gegana akan meledakkan satu bom lagi. Semua warga pun kembali diminta tenang. Dalam hitungan lima mundur, suara ledakan pun kembali terdengar.