hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Daerah Banten, Brigjen (Pol) Putut Eko Bayu Seno yang baru dilantik, Senin (14/2/2011) akan mengadakan kerjasama dengan pejabat daerah Banten, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai bentuk strategi dalam menguak insiden bentrokan antar warga dan pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten.
"Ya tentunya saya tidak dapat bekerja sendiri. Tentu saya akan bekerjasama secara sinergis dengan para pejabat negara yang ada di sana baik yang bertugas menegakkan hukum, bidang legislatif, eksekutif, TNI, tokoh masyarakat, dan ulama," katanya usai dilantik di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/2/2011).
Terkait upaya pengamanan di Cikeusik, Brigjen Putut akan mempelajari terlebih dahulu besaran kekuatan Polri di sana. "Bagaimana kekuatan kita di sana, berapa di sana, dan ancaman apa saja di sana," ujarnya.
Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya itu juga akan melanjutkan upaya pengamanan yang dilakukan Kapolda Banten sebelumnya, Brigjen (Pol) Agus Kusnadi dalam mengamankan Cikeusik pascabentrokan.
"Langkah yang pasti yang telah dilakukan pejabat lama dan Mabes Polri, tentunya akan saya tindaklanjuti," ujarnya.
Hari ini, Kepala Polri, Jenderal (Pol) Timur Pradopo melantik Brigjen Putut Eko Bayu Seno sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten menggantikan Kapolda Banten yang lama, Brigjen (Pol) Agus Kusnadi. Selanjutnya, Agus menjabat sebagai staf ahli Kapolri.
Dalam sambutannya saat serah terima jabatan, Timur mengatakan, pergantian jabatan tersebut merupakan penyegaran demi meningkatkan kinerja operasional Polri. Juga sebagai langkah strategis dalam mencermati perkembangan situasi yang terjadi di Cikeusik, Pandeglang, Banten.