Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai... agan agan semuanya, selamat datang dithread ane
Pada kesempatan kali ini ane akan memberikan sedikit pengalaman ane terkait dunia perkucingan.
Quote:
Keluarga kucing
Kucing jadi salah satu hewan peliharaan yg paling disukai masyarakat Indonesia. Tingkahnya yg jenaka serta wajahnya yg imut, jadi alasan banyak orang memeliharanya. Bagi ane sendiri kucing sudah jadi hiburan tersendiri dikala letih & sedih, kucing jadi obat untuk menghilangkan penat. Kucing dapat jadi pelipur lara dikala hati sedang sedih & dapat mengembalikan mood yg sudah terkuras. Memelihara kucing juga dapat menanamkan sifat baik seperti disiplin, bertanggungjawab & rasa kasih sayang antar makhluk hidup.
Ane sendiri juga memelihara beberapa kucing jenaka dirumah. Dulu waktu awal-awal pelihara kucing, pada suatu hari tanpa sengaja ane ketemu kucing hamil gede sedang berdiam diri disudut pekarangan rumah ane, awal-awal sih ane cuma kasih makan sama minum doang, eh tetapi tiap hari-hari berikutnya tuh kucing tetep tinggal di pekarangan ane, kadang juga ngikutin ane pas main ke luar rumah. Karena tuh kucing lagi hamil gede & kayaknya pintar juga nurut, lama kelamaan hati ane luluh gan..
Selang satu pekan kemudian kucing itu akhirnya melahirkan. Tentu saja ane seneng banget, terlebih lagi ketiga anak kucing yg lahir lucu-lucu & menggemaskan, tambah semangat dah buat ane ngerawat tuh kucing. Dan ya.. yg paling penting tempat tinggal ane tentu saja bertambah anggota keluarga baru. Tapi kemudian teman ane menyarankan untuk mengerjakan sterilisasi pada kucing kesayangan ane saat sudah besar. Karena doi sendiri juga mengerjakan sterilisasi pada kucing-kucingnya. Awalnya sih ane nggak ngeh dengan saran doi, tetapi lama kelamaan mulai terpikir apa sih untungnya kalau ane mengerjakan sterilisasi kucing ane. Apa itu nggak terkesan 'menyakiti' kucing tersebut. Tapi temen ane meyakinkan ane kalau steriliasasi itu justru berdampak baik bagi si kucing. Karena kucing akan lebih sehat, lebih lincah, lebih aktif & lebih gemuk. Kucing juga akan terhindar dari berbagai penyakit kelamin.
Tapi sebelum membahas tentang itu, bagi agan yg belum tahu apa sih sterilisasi kucing itu. Sterilisasi kucing adalah proses operasi pengangkatan organ reproduksi hewan dengan tujuan untuk mencegah mereka supaya dapat berkembang biak. Bisa dibilang dalam istilah manusianya dikebiri lah. Sterilisasi dapat dilakukan kepada kucing jantan maupun kucing betina. Sterilisasi pada kucing jantan juga diketahui dengan istilah kastrasi atau orchiectomy, sedangkan pada kucing betina istilah sterilisasi juga disebut sebagai ovariohysterectomi (OH). Jika dilihat dari beberapa aspek, sterilisasi kucing memiliki keuntungan & kerugian. Oleh karena itu perlu kita mengetahui terlebih dahulu apasih untungnya sterilisasi kucing ?
Quote:
Kucing abu-abu
Keuntungan Sterilisasi Kucing
1. Kucing jadi lebih sehat
Sterilisasi kucing dapat meningkatkan kesehatan kucing itu sendiri. Hal ini karena dengan mengerjakan sterilisasi kucing maka dapat menghindarkan kucing dari berbagai penyakit oragan kelamin. Selain itu apabila kucing disterilisasi maka hormon reproduksi akan lebih berkurang & akan meningkatkan hormon tumbuh kembang kucing. Sehingga kucing akan lebih aktif & lincah serta lebih bahagia. Selain tiu umur kucing sterilisasi juga rata-rata memiliki asa hidup lebih lama.
2. Menjaga populasi kucing
Satu tujuan penting sterilisasi kucing adalah menjaga populasi kucing supaya tidak membludak. Sesuai poin penjelasan yg sudah ane bahas sebelumnya, sterilisasi kucing memang bertujuan untuk menciptakan si kucing itu tidak dapat bereproduksi. Menjaga populasi kucing ini sebenarnya baik dilakukan apabila lingkungan tidak memungkinkan. Jika populasi kucing membludak sementara kita tidak dapat merawatnya yg ada kucing-kucing tersebut akan tidak terawat & terlantar. Tentu saja kasihan banget si kucing.
3. Kucing lebih jinak & tidak gampang berantem
Agan pasti pernah kan lihat dua kucing jantan yg saling berantem atau ngintimidasi satu sama lainnya. Kucing jantan mengerjakan perkelahian tersebut guna mempertahankan wilayahnya atau saat sedang musim kimpoi tiba untuk memperebutkan pasangannya. Nah dengan mengerjakan sterilisasi kucing ini, maka sifat galak kucing dapat dikurangi & kucing lebih kalem. Dan tentu saja kucing tidak akan mudah stres karena hormon 'kimpoi' mereka dialihkan.
4. Menjaga Kucing betah di rumah
Jika agan mengharapkan kucing rumahan yg lebih merasa betah dirumah & nggak suka keluyuran. Melakukan sterrillisasi kucing adalah salah satu solusinya. Karena pada saat musim kimpoi, maka kucing cenderung akan sering keluar rumah untuk mencari pasangan. Hal ini karena dorongan hormon reproduksi kucing itu sendiri. Dan kalau kucing tersebut tidak segera menemukan pasangannya, maka tentunya akan mudah stres & tambah agresif.
5. Tidak lagi pipis sembarangan
Bagi beberapa kucing khususnya kucing jantan, pasti sering memiliki kebiasaan buruk kencing di sembarang tempat. Kucing jantan mengerjakan ini bertujuan untuk menandai teritori atau wilayah kekuasaannya karena pada dasarnya naluri hewan liar mereka masih ada. Saat musim kimpoi tiba, kucing jantan akan lebih sering 'menandai' kekuasaannya, hal ini juga dilakukan untuk mencari para betina tentunya. Nah, dengan mengerjakan sterilisasi maka kebiasaan buruk kucing tersebut akan hilang.
Kerugian Sterilisasi Kucing
1. Kucing tidak dapat beranak pinak
Mungkin bagi agan yg benar-benar sebagai pesayang sejati binatang, kucing yg tidak dapat berkembang biak & berkeluarga akan menganggap sterilisasi seperti merampas hak hewan tersebut. Memang sih itu terkesan kita merampas hak hewan tersebut untuk berkembang biak & memiliki pasangan, tetapi bagi agan yg tidak punya waktu lebih dalam merawat kucing pasti tidak harap menciptakan kucing-kucingnya terlantar kan..
2. Obesitas
Untuk poin nomor dua ini, sebenarnya lebih ke bagaimana cara kita merawat kucing tersebut pasca dilakukan operasi sterilisasi. Karena temen ane yg mengerjakan sterilisasi kucingnya, rata-rata kucingnya hampir semua gemuk & besar. Streilisasi akan menghilangkan hormon reproduksi kucing & berlaih ke hormon tumbuh kembang. Perawatan pasca operasi sangat penting dilakukan untuk menjaga kucing tetap sehat & mencegah kuicng supaya tidak obesitas. Pemberian pakan kucing yg bergizi & tetap sesuai dengan kebutuhan harian kucing adalah salah satu bentuk perawatan yg sesuai.
3. Dapat menimbulkan beberapa implikasi
Implikasi ini dapat terjadi saat operasi pembedahan & pengangkatan organ reproduksi. Beberapa impilkasi yg mungkin terjadi antara lain:Ovariant Renant Syndrome(Menyebabkan kucing tetap estrus setelah ovariohysterectomy),Fistule pada saluran reproduksi(Semacam saluran yg dapat menghubungkan dua organ tubuh yg terpisah),Urinary uncontinence(Ketidak mampuan mengatur spincter vesica urinary (katup pada kandung kemih)). Tapi implikasi seperti in resikonya tergolong kecil apabila penanganan saat & pasca operasinya tepat.
Setelah kita tahu seluk beluk kelebihan & kekurangan sterilisasi kucing, sekarang kita akan kembali kepermasalah utama tentang penting nggak sih mengerjakan 'kebiri' pada kucing peliharaan. Menurut ane sendiri, sebenarnya penting atau tidaknya itu ya tergantung dengan keadaan & kebutuhan kita. Ada beberapa alasan orang yg pernah ane temui mau mengerjakan sterilisasi hewan peliharaan:
Misalnya kalau agan harap memelihara kucing rumahan yg mudah betah dirumah & nggak suka kelayapan, sterilisasi kucing dapat agan lakukan. Atau agan harap memelihara kucing rumahan tetapi tidak harap 'mereka berkembangbiak' karena agan tidak sanggup merawat banyak kucing, nggak sanggup memberi pakan & terlalu sibuk untuk membersihkan kandang, mungkin dapat mengerjakan sterilisasi, karena buat apa juga punya banyak kucing tetapi tidak terawat & tak terurus kasihan juga kan
Tetapi ada juga beberapa orang yg enggan mengerjakan steriliasi kucing karena suatu alasan, beberapa pesayang kucing yg pernah ane temui memiliki pendapat tersendiri seperti:
Mereka masih sanggup & sanggup mengurus & membesarkan anak-anak kucing apabila kucing itu berkembangbiak. Ada juga mereka yg enggan mengerjakan sterilisasi karena kurang paham tentang apa itu strilisasi kucing. Mereka beranggapan sterilisasi kucing itu akan 'menyiksa' si kucing, tetapi mindset seperti itu salah kaprah, padahal kucing akan lebih sehat, lebih gemuk & terhindar dari berbagai penyakit kelamin. Atau ada juga orang yg tidak melalukan sterilisasi, tetapi, saat kucing tersebut beranak pinak beberapa anaknya akan diberikan ke orang lain untuk diadopsi.
Tapi terlepas dari beberapa alasan orang mau atau tidak melakuakn sterilisasi kucing, ane sendirisaat inimemutuskan untuk tidak mengerjakan sterilisasi pada kucing ane. Alasannya adalah ane sendiri masih cukup sanggup mengurus empat kucing (termasuk induknya), masih sanggup ngasih kebutuhan hidup ke kucing-kucing ane. Selain itu pekarangan rumah ane yg cukup luas, juga jadi alasan bagi ane belum mau mengerjakan sterilisasi kucing. Tapi mungkin untuk kedepannya ane nggak tau bakal bagaimana hehehe
Jadi intinya, menurut ane mengerjakan sterilisasi kucing itu ya kembali lagi kediri kita masing-masing. Tapi yg pasti sterilisasi itu sehat & aman, asalkan perawatan pasca operasi dilakukan dengan tepat.
Oh ya, btw ini ada beberapa potret kucing ane yg masih kecil
Quote:
Sekian thread singkat ane tentang dunia perkucingan. Terimakasih atas kunjungannya, semoga menambah pengetahuan & wawasan agan-agan semuanya.
Salam cendols...
Sumber penulisan:1,2dan pendapat pribadi
Hari ini 12:11