• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Status pemeluk agama lain dalam islam

coba baca lagi tentang perbedaan umur Aisyah dengan umur kakaknya aisyah....
walaupun gak nyebutin umurnya, ya dikira2 aja mas atau pake matematik aja dikit... ;))

kl blh tau, hadis yang mana yang dianggap lemah?
kl menurut aku sih hadis yang mengatakan bahwa Aisyah menikah pada umur 8 atau 11 tahun yang lemah...
 
^
nah kan masih menurut :D
kan belum ada faktanya, fakta jangan dikira2 :))

hehehe.... gw cma ngasi taw doank jd jgn didebatin yah :D

- Peace - /gawi
 
nah kan masih menurut
kan belum ada faktanya, fakta jangan dikira2

hehehe.... gw cma ngasi taw doank jd jgn didebatin yah
;)) menurut aku dengan fakta2 yang sudah ditulis dalam blog itu.. ;))

kira2 hadis tentang umur aisyah menikah dengan Rosul yang masih 8 tahun itu, shahih menurut siapa mas? ;))

oh ia mas, hadis mana yang menurut mas lemah?
 
Menurut Abda'l-Rahman ibn abi zanna'd: "Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la'ma'l-nubala', Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289,Arabic, Mu'assasatu'l-risalah, Beirut, 1992).

Menurut Ibn Kathir: "Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]" (Al-Bidayah wa'l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikral-`arabi, Al-jizah, 1933).

Menurut Ibn Kathir: "Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut riwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau beberapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun" (Al-Bidayah wa'l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikral-`arabi, Al- jizah, 1933)

Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: "Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H." (Taqribu'l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi'l-nisa', al-harfu'l-alif, Lucknow).

Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisih usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah 622M).

Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada tahun dimana Aisyah berumah tangga.

Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda'l-Rahman ibn abi zanna'd, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah 19 atau 20 tahun.

Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar? 12 atau 18..?

KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.

nah, kan bnyk pertentangan pendapat, kan belom fakta, makanya masih berstatus lemah. dah ya jgn debat, Hukumnya bisa berubah Haram apabila hanya memutar balikan fakta, merenggangkan tali persaudaraan serta tdk menuju kpd kebenaran.....

kalo u mo nerusin sera tapi gak gw tanggap /gg
 
trs hadis umur aisya menikah dengan Nabi pada umur 8 tahun itu juga sesuai fakta atau bukan?
 
masih berupa opini :D
kan maish berbeda2 dlm berpendapat dan belum pasti, harus benar2 diteliti lbh lanjut jika mo taw yg sebenarnya :D:D:D
 
@rekan2 muslim

terima kasih atas jawabannya,itu artinya gak ada masalah dgn Pancasila. Kita bangsa Indonesia mesti menghormati perbedaan,Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia sudah menunjukkan "bagiku agamaku bagimu agamamu" . . .walaupun ada segelintir kelompok yg ingin merusak toleransi ini,..se-Hindu apapun saya ideologi saya tetap Pancasila karena Pancasilalah yg terbaik utk Indonesia yg ber-bhinneka ini..

bagaimana pendapat rekan2 ttg Pancasila apakah menyimpang dari konteks Islam?
 
@rekan2 muslim

terima kasih atas jawabannya,itu artinya gak ada masalah dgn Pancasila. Kita bangsa Indonesia mesti menghormati perbedaan,Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia sudah menunjukkan "bagiku agamaku bagimu agamamu" . . .walaupun ada segelintir kelompok yg ingin merusak toleransi ini,..se-Hindu apapun saya ideologi saya tetap Pancasila karena Pancasilalah yg terbaik utk Indonesia yg ber-bhinneka ini..

bagaimana pendapat rekan2 ttg Pancasila apakah menyimpang dari konteks Islam?

orang yang berpegang teguh dengan Quran dan ISlam tentu saja tidak mungkin ada seorang yang ingin merusak toleransi, karena bagi dia Bagiku agamaku,bagimu agamamu itu yang ada dalam kitabnya
juga dia meyakini hukum Allah yang yang sempurna, cem2 pancasila tentu akrena buatan manusia tidaks sempurna, pancasila menyimpang dimana nya yah?
contoh kecilnya
sila ke 1 aja kelas ,ketuhanan yg maha esa ,jelas tidak menyimpang,kecuali ada yg punya tuhan lebih dari 1 atau ga punya tuhan itu yang jelas2 menyimpang:D
 
@rekan2 muslim

bagaimana pendapat rekan2 ttg Pancasila apakah menyimpang dari konteks Islam?

Sila kesatu kan dulu berbunyi ketuhanan berdasarkan agama islam, lupa saya bunyi aslinya sebelum diubah menjadi ketuhanan yang maha esa.:-/
Ada yang bisa bantu gak?
 
^
sila pertama bunyi yang dulu sebelum ditetapkan UUD 45 yaitu, "Ketuhanan dengan mewajibkan syariat Islam bagi pemeluknya" :D
 
^
Bro alchemy, Tahu gak kenapa bisa biubah?
Di literatur yg saya jumpai gak ada tulisan yang menjelaskan tentang itu
 
kata pak karno "di Indonesia bukan hanya Islam yang ada walau mayoritas", y gt, makanya waktu rapat panitia sembilan diubah, pdhal sebenarnya syariat Islam melindungi agama lain termasuk agama minoritas /sob

gt bro :D
di buku sejarah kan ada bro kelas 3 SMA :D
 
@^

kalo gak salah sejarahnya kayak gini:
"tgl 17 agustus 1945 setelah proklamasi kemerdekaan,datang beberapa utusan dari Indonesia bagian timur yaitu:1)Ir.Pangeran Noor dan Tadjoedin Noor dari kalimantan,2)I Ketut Pudja dari Nusa Tenggara,3)Latu Harhary dari Maluku,4)Sam Ratulangi dari Sulsel..mereka semua gak setuju kalo sila pertama yg terdapat dlm Pancasila dan pembukaan UUD 1945 pd sila-1 berisi kata2 "Syariat Islam",mereka merasa Islam di-anak emaskan,mereka ingin negara yg dibentuk tidak memiliki simbol2 formalitas keagamaan agar tercipta keadilan namun tetap percaya kpd Tuhan..keesokan harinya(18 Agustus) Drs.Mohammad Hatta mengusulkan agar sila-1 diubah menjadi "Ketuhan Yg Maha Esa" dimana sebelumnya beliau telah mendiskusikannya dengan 4 orang tokoh Islam yaitu Kasman Singodimejo,Teuku M. Hasan,Ki Bagus Hadikusumo,Wahid Hasyim..dan demi integritas bangsa sila-1 pun diubah."
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.