• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Staf Kementerian PU Tewas Dirampok

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
SOLO– Aksi perampokan menjelang Lebaran terus terjadi dan semakin sadis.Sido Suroso, 46,warga Ponowaren, Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, tewas ditembak perampok seusai mengambil uang dari bunk di Jalan Slamet Riyadi, Solo, kemarin siang.

Menurut informasi, perampokan terjadi seusai staf Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Bidang Perbendaharaan yang menangani proyek tol Solo– Kertosono ini mengambil uang Rp100 juta di bro, Jalan Slamet Riyadi. Rencananya sebagian uang tersebut untuk gaji karyawan di DPU Bina Marga Surakarta, sementara sisanya membeli perlengkapan komputer.

Dalam perjalanan pulang, korban bersama sopirnya, M Irfan, 25, mampir ke sebuah toko di Jalan Ki Hajar Dewantoro No 53 Solo, atau tepatnya di belakang Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Kentingan, Jebres. Baru saja turun dari Toyota Avanza B 1018 EFT, kemudian menuju ke toko tersebut, seorang pria dengan wajah tertutup berusaha merebut tas yang dibawanya.

Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku, hingga akhirnya pelaku berhasil merebut tas tersebut. Sejumlah saksi mengaku sempat mendengar dua kali suara tembakan sebelum pelaku melarikan diri. “Saya mendengar dua kali tembakan saat pelaku dan korban tarik-menarik tas.Pelaku kabur sementara korban terkapar bersimbah darah,” ujar Joko Prihatin,27,juru parkir di lokasi kejadian.

Menurut pria asal Kaplingan, Jebres ini, perampokan itu berlangsung singkat dan disaksikan banyak orang.Warga yang melihat kejadian itu sempat berteriak maling,tapi tidak berani mengejar pelaku karena khawatir menjadi korban selanjutnya.“Warga lebih banyak menolong korban dari pada mengejar pelaku karena takut ditembak,” kata Tekad Wahyudi,39,pemilik bengkel.

Korban yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke RS dr Oen Kandang Sapi. Namun nahas, di tengah perjalanan nyawanya tak bisa tertolong. Berdasarkan kesaksian warga, pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor Suzuki Satria. Pelaku penembakan berambut gondrong, mengenakan jaket warna gelap,serta menutup wajahnya dengan kain.Sedangkan rekannya selaku joki kendaraan, menutupi seluruh wajahnya dengan helm.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Asjima’in mengaku masih memintai keterangan sejumlah saksi.Dia mengatakan, pelaku diduga berjumlah tiga orang. Dua pelaku sebagai eksekusi, dan satu lainnya di lokasi kejadian. Pelaku, kata dia,diduga sudah membuntuti sejak korban mengambil uang di bro, Jalan Slamet Riyadi. “Korban sempat melawan pelaku saat merebut tas yang berisi uang itu. Pelaku kemudian menembak korban hingga terkena ketiak kirinya dan meninggal saat dibawa ke RS,” kata Kapolresta.

Sementara menurut M Irfan,warga Kartasura, Sukoharjo, sebelum kejadian dia diminta mengantarkan ke toko SSC Comp untuk keperluan belanja aksesori komputer.Dia mengaku tak ada kejanggalan sepanjang perjalanan dari bro di Jalan Slamet Riyadi menuju kawasan belakang kampus UNS.“Saya tidak tahu bahwa mobil kami telah diikuti pelaku sejak keluar dari bro,” terangnya.
5t93p.jpg
Polisi melakukan olah TKP perampokan dan penembakan yang terjadi di depan toko aksesoris komputer di Kentingan, Jebres, Solo, Rabu (1/8/2012). Perampok menembak korbannya bernama Sido Suroso, 46 warga Ponowaren, Tawangsari Sukoharjo hingga tewas dan membawa kabur uang tunai Rp 100an juta
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.