PJ002822
IndoForum Newbie F
- No. Urut
- 106343
- Sejak
- 6 Okt 2010
- Pesan
- 27
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 1
Jakarta (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto mengatakan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akan maju sebagai calon presiden akan terganjal kasus bunk Century.
Untuk itu, sebelum terganjal dan mendapat banyak persoalan nantinya, Sri Mulyani harus menjelaskan dan menyelesaikan kasus bunk Century.
"Yang jelas, Sri Mulyani harus selesaikan dulu masalah bunk Century," kata Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.
Terkait wacana majunya Sri Mulyani sebagai calon presiden, Novanto menyebutkan, setiap orang memiliki hak untuk memilih dan dipilih.
Bila memang Sri Mulyani ingin maju dan bersaing dengan calon presiden lainnya, itu merupakan hak politik yang dimilikinya.
"Sah-sah saja kalau dia maju, tapi jangan lupa, masih ada masalah yang berkaitan dengan pertanggungjawabannya terhadap bunk Century, yang harus diselesaikan terkait hukum, terkait aliran danang," katanya.
Aliran danang ini harus dibuktikan dan diselesaikan. Itu tugas dari badan pengawas yang tentunya perlu klarifikasi dari Sri Mulyani dan ini masih berjalan," katanya.
Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tanjung mendukung langkah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 mendatang.
"Bahwa dia sebagai seorang yang punya kedudukan, pernah jadi menteri keuangan, jabatan yang bergengsi, dia itu punya potensi menjadi tokoh nasional, tokoh bangsa, tapi semua harus dikembalikan ke hasil politik 2014 mendatang," kata Akbar Tanjung.
Namun ia menilai, majunya Sri Mulyani sebagai capres terlalu cepat.
"Ini kan masih lama, kita lihat nantilah tahun 2014, masih banyak tugas nasional, lebih baik selesaikan tugas nasional kita dan pada waktunya akan ada pergantian kepemimpinan dan itu sesuai dengan UU yang berlaku," kata mantan Ketua Umum Golkar itu.
Meskipun Sri Mulyani memiliki kedudukan yang prestisius dan bisa maju sebagai calon presiden, namun secara implisit, dia akan mendapatkan hambatan karena kasus bunk Century belum terselesaikan dengan sempurna.
Untuk itu, sebelum terganjal dan mendapat banyak persoalan nantinya, Sri Mulyani harus menjelaskan dan menyelesaikan kasus bunk Century.
"Yang jelas, Sri Mulyani harus selesaikan dulu masalah bunk Century," kata Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.
Terkait wacana majunya Sri Mulyani sebagai calon presiden, Novanto menyebutkan, setiap orang memiliki hak untuk memilih dan dipilih.
Bila memang Sri Mulyani ingin maju dan bersaing dengan calon presiden lainnya, itu merupakan hak politik yang dimilikinya.
"Sah-sah saja kalau dia maju, tapi jangan lupa, masih ada masalah yang berkaitan dengan pertanggungjawabannya terhadap bunk Century, yang harus diselesaikan terkait hukum, terkait aliran danang," katanya.
Aliran danang ini harus dibuktikan dan diselesaikan. Itu tugas dari badan pengawas yang tentunya perlu klarifikasi dari Sri Mulyani dan ini masih berjalan," katanya.
Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tanjung mendukung langkah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 mendatang.
"Bahwa dia sebagai seorang yang punya kedudukan, pernah jadi menteri keuangan, jabatan yang bergengsi, dia itu punya potensi menjadi tokoh nasional, tokoh bangsa, tapi semua harus dikembalikan ke hasil politik 2014 mendatang," kata Akbar Tanjung.
Namun ia menilai, majunya Sri Mulyani sebagai capres terlalu cepat.
"Ini kan masih lama, kita lihat nantilah tahun 2014, masih banyak tugas nasional, lebih baik selesaikan tugas nasional kita dan pada waktunya akan ada pergantian kepemimpinan dan itu sesuai dengan UU yang berlaku," kata mantan Ketua Umum Golkar itu.
Meskipun Sri Mulyani memiliki kedudukan yang prestisius dan bisa maju sebagai calon presiden, namun secara implisit, dia akan mendapatkan hambatan karena kasus bunk Century belum terselesaikan dengan sempurna.