yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sejumlah spanduk itu diduga sebagai balas dendam atas muncul spanduk sebelumnya yang menyindir Khofifah Indar Parawansa. Kali ini, Spanduk tersebut berbunyi APBD “Iku Duwite Negoro Kanggo Kemakmurane Rakyat Jawa Timur, Duduk Duwite Pakdemu”. Ada juga yang bertuliskan “Pilgub Damai Siap Menang Dengan Cara Curang dan Mbuju'i Rakyat”.
Spanduk-spanduk itu terpampang di Jalan raya Darmo, Jalan Bubutan, dan Jalan Kebon Rojo, Surabaya. Spanduk tersebut dipasang oleh elemen Gerakan Masyarakat Pro-Perubahan Jatim (Gempur).
Ahmad Rofii, salah satu pengguna jalan di kawasan Jalan raya darmo, mengaku tidak tahu kapan spanduk tersebut mulai dipasang. Menurutnya, spanduk tersebut kemungkinan dipasang malam hari.
"Lah kemarin siang saya lihat nggak ada, tau-tau sudah terpasang," kata pria yang berprofesi sebagai penarik becak, Selasa (24/9/2013).
Spanduk yang bertuliskan 'Pilgub Damai Siap Menang Dengan Cara Curang dan Mbuju'i Rakyat' ini sepanjang 3 meter dengan lebar 1 meter. Spanduk yang didominasi dengan warna merah tua itu terpasang di antara pepohonan Jalan.
Seperti diketahui, Pemilukada Jawa Timur yang dihelat pada 29 Agustus menyisakan masalah. Pasangan Khofifah-Herman (BerKaH) ngotot agar dilantik sebagai Gubernur dan Calon Gubernur Jawa Timur. Hal itu menyusul temuannya ada kecurangan sistematis, terstruktur, dan masif.
Terlebih lagi, hasil real count PKB menyatakan Pasangan BerKaH menang atas pasangan incumbent KarSa. Sementara hasil rekapitulasi KPU Jatim menyatakan Pasangan KarSa sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.
Saat ini, gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kepala daerah dan wakil kepala daerah Jatim tahun 2013 sedang berlangsung di MK.