Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sony LinkBuds S resmi di rilis, & mereka menambahkan noise-cancelling pada ambient audio.
Seperti yg diharapkan, mereka menghilangkan desain open ring dari LinkBuds standar. Sebagai gantinya adalah desain earbud yg lebih tradisional, tetapi tetap memungkinkan suara luar masuk berkat lubang angin di bagian bawah. Aktifkan noise-cancelling, & background noise akan dihilangkan, membiarkan anda tenggelam dalam nikmatnya euforia musik.
Sony menyebut kemampuan untuk beralih di antara dua mode ini sebagai "never off" listening experience.
Fitur Adaptative Sound Control menyesuaikan setting suara ambient berdasarkan lingkungan anda memungkinkan kuantitas background sound yg optimal.
Sony mengklaim bahwa LinkBuds S adalah headphone wireless sejati yg paling kecil & paling ringan di dunia. Beratnya cuma sekitar 4,8g, memang sedikit lebih berat dari AirPods, tetapi AirPod tidak punya teknologi noise-cancelling. Dan bentuknya juga "sangat cocok dengan telinga manusia", menurut Sony.
Teknologi Sony Precise Voice Pickup ada di dalamnya, yg secara optimal mengontrol mikrofon pada kedua earbud untuk fokus pada suara pengguna, yg berarti suaramu tetap dapat didengar tidak peduli seberapa ramainya sekeliling kamu.
Di dalamnya ada driver 5mm yg baru, & juga Sony Integrated V1 Processor untuk meningkatkan noise-cancelling. (Prosesor yg sama seperti di Sony WF-1000X4 yg melegenda)
Seperti headphone premium Sony lainnya, mereka juga punya codec musik LDAC Sony, dengan Upscales Extreme DSEE untuk merestore detail suara yg hilang.
Fitur Speak-to-Chat Seperti yg sudah ada di Sony WH-1000XM5 yg dapat menjeda musik ketika mendeteksi suara pengguna, sehingga anda dapat ngobrol santuy tanpa harus mencabut earbud dari telinga.
Touch Control mempermudah proses pairing dengan cepat pada perangkat Android mengpakai fitur Fast Pair milik Google. Gimana dengan Windows? Tenang, ada Swift Pair yg punya fungsi sama kaya Fast Pair. Bluetooth LE menyediakan koneksi dengan latency rendah ke sources device, yg merupakan kabar baik bagi gamer. Seperti headphone Sony lainnya, packagingnya tidak mengpakai plastik.
Power aktif LinkBuds S adalah selama enam jam dengan noise-cancelling yg diaktifkan, ditambah 14 jam lagi dari case, yg menciptakan masa pakai baterai total 20 jam. Setelah itu, anda harus nyari colokan terdekat. Charging selama lima menit akan memberi anda waktu bermain hingga satu jam.
Sony juga bermitra dengan perusahaan game mobile Niantic (Yang bikin Pokemon Go) untuk membawa audio mendalam ke game. Saat anda memainkan Niantic Game Ingress mengpakai LinkBuds S, audio spasial akan diaktifkan. Sony menjanjikan lebih banyak game AR yg akan segera hadir untuk Linkbuds S.
Untuk saat ini, LinkaBuds S dibandrol dengan harga $199 atau sekitar 3 juta rupiah.
Mahal yak?
Gimana menurut ente?
Rekomin brand lain dengan fitur yg mirip ya GanSist.
Sumber :
Sony Hari ini 10:00
Seperti yg diharapkan, mereka menghilangkan desain open ring dari LinkBuds standar. Sebagai gantinya adalah desain earbud yg lebih tradisional, tetapi tetap memungkinkan suara luar masuk berkat lubang angin di bagian bawah. Aktifkan noise-cancelling, & background noise akan dihilangkan, membiarkan anda tenggelam dalam nikmatnya euforia musik.
Sony menyebut kemampuan untuk beralih di antara dua mode ini sebagai "never off" listening experience.
Fitur Adaptative Sound Control menyesuaikan setting suara ambient berdasarkan lingkungan anda memungkinkan kuantitas background sound yg optimal.
Sony mengklaim bahwa LinkBuds S adalah headphone wireless sejati yg paling kecil & paling ringan di dunia. Beratnya cuma sekitar 4,8g, memang sedikit lebih berat dari AirPods, tetapi AirPod tidak punya teknologi noise-cancelling. Dan bentuknya juga "sangat cocok dengan telinga manusia", menurut Sony.
Teknologi Sony Precise Voice Pickup ada di dalamnya, yg secara optimal mengontrol mikrofon pada kedua earbud untuk fokus pada suara pengguna, yg berarti suaramu tetap dapat didengar tidak peduli seberapa ramainya sekeliling kamu.
Di dalamnya ada driver 5mm yg baru, & juga Sony Integrated V1 Processor untuk meningkatkan noise-cancelling. (Prosesor yg sama seperti di Sony WF-1000X4 yg melegenda)
Seperti headphone premium Sony lainnya, mereka juga punya codec musik LDAC Sony, dengan Upscales Extreme DSEE untuk merestore detail suara yg hilang.
Fitur Speak-to-Chat Seperti yg sudah ada di Sony WH-1000XM5 yg dapat menjeda musik ketika mendeteksi suara pengguna, sehingga anda dapat ngobrol santuy tanpa harus mencabut earbud dari telinga.
Touch Control mempermudah proses pairing dengan cepat pada perangkat Android mengpakai fitur Fast Pair milik Google. Gimana dengan Windows? Tenang, ada Swift Pair yg punya fungsi sama kaya Fast Pair. Bluetooth LE menyediakan koneksi dengan latency rendah ke sources device, yg merupakan kabar baik bagi gamer. Seperti headphone Sony lainnya, packagingnya tidak mengpakai plastik.
Power aktif LinkBuds S adalah selama enam jam dengan noise-cancelling yg diaktifkan, ditambah 14 jam lagi dari case, yg menciptakan masa pakai baterai total 20 jam. Setelah itu, anda harus nyari colokan terdekat. Charging selama lima menit akan memberi anda waktu bermain hingga satu jam.
Sony juga bermitra dengan perusahaan game mobile Niantic (Yang bikin Pokemon Go) untuk membawa audio mendalam ke game. Saat anda memainkan Niantic Game Ingress mengpakai LinkBuds S, audio spasial akan diaktifkan. Sony menjanjikan lebih banyak game AR yg akan segera hadir untuk Linkbuds S.
Untuk saat ini, LinkaBuds S dibandrol dengan harga $199 atau sekitar 3 juta rupiah.
Mahal yak?
Gimana menurut ente?
Rekomin brand lain dengan fitur yg mirip ya GanSist.
Sumber :
Sony Hari ini 10:00